3GO dan Dinas Koperasi UMKM Berdayakan Petani Dengan Disertifikasi Kedelai

101fm, Pati Kayen – Untuk menyelamatkan petani kedelai lokal dari keterpurukan harga, Komunitas Ga Ge Go Organik (3GO) Pusat Pati dan Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Pati memberikan pelatihan. Diharapkan melalui pelatihan-pelatihan sebagai upaya pemberdayaan itu, bisa mengungkit harga kedelai lokal di pasaran.

Solusi menyelamatkan dan mengungkit harga kedelai lokal, salah satunya memberdayakan petani kedelai dalam mengolah hasil panen komoditas ini. Ini lah yang menggerakan Ga Ge Go Organik (3GO) untuk hadir dan membantu petani kedelai yang selalu merugi dengan harga dibawah biaya balik modal. Seperti yang dilakukannya terhadap petani kedelai di Desa Trimulyo Kecamatan Kayen.
Ketua 3GO Pusat Pati Eny Prasetyowati mengaku pihaknya prihatin dengan kondisi harga kedelai yang sangat murah berkisar antara Rp 6200 sampai Rp 6500 per Kg sehingga petani merugi karena tidak balik modal. “Tapi kalau harga kedelai diatas Rp 7ribu petani baru untung. Dan kami di sini ingin membantu petani, kedelai sebetulnya tidak hanya dijual mentah saja tapi dibuat olahan. Jadi kami ingin ada didiserfikasi produk,” katanya.
Untuk pemberdayaan petani kedelai ini, kata Ketua 3 GO Pusat Pati Eny Prasetyowati, pihaknya mengandengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati, TP UGM sekaligus bagian pemberdayaan komunitas.
Keluhan petani kedelai di Desa Trimulyo Kecamatan Kayen, kata Kasi Pendataan dan Pemberdayaan UMKM pada Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati Santoso SKM MKep, menjadi sebuah keprihatinan bersama. Di saat bahan baku kedelai melimpah, petani tidak bisa memasarkan atau menjual. “Maka kami dari Dinas Koperasi dan UMKM memfasilitasi tentang solusi bagaimana agar petani terselamatkan, terutama petani kedelai terutama untuk membina atau paling tidak memberikan solusi kepada petani atau UMKM dengan mencoba mengolah produk-produk kedelai. Jadi tidak hanya menjadi kedelai godogan atau tempe kedelai tapi bisa dijadikan alternatif lain, seperti krispi dengan kemasan-kemasan yang bagus sehingga dapat meningkatkan atau mewujudkan nilai jual yang bagus,” katanya.
Intinya, kata Kasi Pendataan dan Pemberdayaan UMKM pada Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati Santoso SKM MKep, petani kedelai harus diselamatkan, komuditas kedelai lokal ditingkatkan, dan mampu bersaing dengan kedelai import, karena kedelai lokal lebih baik.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla