Balingtan Akan Lapor Setdit Tanaman Pangan Kementan RI Soal Keluhan Petani Kedelai

101fm, Pati Kota – Keluhan petani kedelai lokal di Pati soal harga jual yang anjlog belakangan ini, mendapat respon dari pihak terkait bahkan akan diinformasikan ke Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan RI.
Harga kedelai lokal di pasaran sekarang ini per Kg hanya berkisar antara Rp6200 hingga Rp6300. Dengan harga ini, petani kedelai di Pati menjerit, karena tidak dapat menutup biaya balik modal yang telah dikeluarkan. Setidaknya petani berharap harga kedelai lokal diatas Rp7ribu per Kg.

“Kita berharap juga nantinya bisa menguntungkan petani. Terkait dengan harga Pemerintah memang sebenarnya sejak beberapa tahun lalu sudah ada kebijakan harga kedelai di tingkat petani itu harus di atas Rp 7ribu hingga Rp7500 per Kg,” demikian Kepala Badan Penelitian Lingkungan Tanaman (Balingtan) Jakenan Kabupaten Pati Mastedy Supriyadi saat diwawancara usai rapat di Dispertan Pati, Kamis siang (12/9/2019).
Kepala Balingtan Pati mengatakan, kedelai memang menjadi bagian program pemerintah sebagai upaya swasembada pangan pada 2024. Bahkan dengan program-program untuk pencapaian itu sudah banyak yang dilakukan. Seperti halnya dengan penambahan luas lahan peertanian padi, jagung dan kedelai. “Saya mendapatkan informasi seperti itu nanti kita juga akan laporkan langkah-langkah selanjutnya agar petani itu mendapat harga yang sesuai yang diinginkan atau yang diharapkan petani sehingga petani itu untung Sekdit Tanaman Pangan Bambang Pramudya nanti akan kita diskusikan selanjutnya nanti akan ada langkah – langkah terkait turunnya harga kedelai di Kabupaten Pati,” katanya.
Kepala Balingtan Pati Mastedy Supriyadi menambahkan, selama ini pemerintah melalui jajaranya di daerah telah memberikan pendampingan maksimal kepada petani, terutama padi, jagung, kedelai, bawang, dan tebu serta peternak sapi.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla