Cetak
Dilihat: 118

101fm, Pati Kota – Bagi sebagian masyarakat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) merupakan hal tidak terlalu penting. Padahal IMB menjadi sangat penting dalam mendukung permodalan usaha, maupun dalam hal pemanfaatan lahan milik pribadi.  Izin Mendirikan Bangunan (IMB) merupakan legalitas bagi setiap warga masyarakat yang hendak mendirikan bangunan, baik untuk tempat tinggal maupun tempat untuk usaha.

Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pati Sugiyono dalam wawancara di radio PAS Pati mengatakan, IMB menjadi keharusan yang dimiliki masyarakat sebelum mendirikan bangunan. “Sebelum mendirikan bangunan. Baik itu berupa tempat tinggal, bangunan usaha atau bangunan lain harus mendapat izin. Cuma masyarakat saat ini yang IMB adalah kalangan pengusaha, kemudian masyarakat yang diperkotaan, serta masyarakat saat akan mendirikan bangunan usaha. Untuk itu kami ingatkan, IMB wajib dimiliki warga negara saat mendirikan bangunan. Karena manfaatkan akan lebih besar,” ujarnya.
Sugiyono mencontohkan, saat warga mendirikan bangunan (baik untuk tempat tinggal atau usaha), kekurangan dana dan mengajukan pinjaman ke perbankan akan diminta IMB-nya. “Sehingga disana akan mendapat pinjaman dana. IMB juga mendukung permodalan usaha,” katanya.
Hingga saat ini, bangunan di Kabupaten Pati yang telah memiliki IMB baru sebagikan kecil berkisar antara 30% sampai 40%. Meski bersifat wajib namun penerapan IMB kepada warga masyarakat hingga sekarang masih dalam tahap sosialisasi. Untuk mengurus IMB, kata Kepala DPMPTSP Pati Sugiyono, dapat langsung datang ke DPMPTSP bagi luas tanah di atas 100 meter persegi, atau ke kecamatan terdekat bagi tanah dengan luas di bawah 100 meter persegi. IMB ini hanya bagi tanah bersertifikat hak milik permukiman, bukan tanah bersertifikat pertanian.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
powered by social2s