Kuliah di Pati, Mahasiswa Asal Malaysia Buat Program Terbaik Bagi Warga di Tlogorejo

101fm, Pati Kota – Dari puluhan mahasiswa STAI Pati yang akan menjalani kuliah kerja nyata (KKN), seorang diantaranya berasal dari Negara Malaysia. Seperti mahasiswa lainnya, mahasiswa asal negeri jiran ini akan memberikan yang terbaik bagi masyarakat di lokasi KKNnya.
Mahasiswa STAI Pati asal Malaysia itu bernama Mohammad Naufal. Dia mengaku sudah lama tinggal di Kabupaten Pati, sejak seorang kyai memintanya untuk menjadi santri di sebuah pondok pesantren di Desa Talun Kecamatan Kayen.

Diwawancara usai pelepasan KKN mahasiswa STAI Pati di ruang rapat penjawi Setda Pati, Selasa kemarin (1/10/2019), Mohammad Naufal mengaku, akan membuat program kerja terbaik untuk warga Desa Tlogorejo Kecamatan Tlogowungu, terlebih di bidang hukum keluarga Islam. “Karena saya mengambil jurusan syariah lebih ke hukum, sehingga nanti akan memberikan pencerahan-pencerahan kepada masyarakat Tlogorejo tentang apa yang bisa kami bantu dalam bidang hukum,” jelasnya.
Dengan kultur yang hampir sama dengan di Malaysia, kata Mohammad Naufal justru memudahkan untuk bersosialisasi untuk menerapkan konsep-konsep selama empat puluh hari mengikuti kuliah kerja nyata (KKN). “Cuma bahasa tidak ada masalah tinggal menyesuaikan diri saja dengan budaya dan tradisi yang ada di lingkungan saja,” terangnya.
Mahasiswa STAI Pati asal Malaysia Mohammad Naufal menuturkan, dia belajar di Indonesia setelah menerima masukan dari seorang kyai yang sedang mengambil program pendidikan doctoral (S3) di Malaysia. Setelah beberapa tahun mondok, juga atas saran kyai itu dia melanjutkan pendidikan sarjananya di STAI Pati jurusan Ahwalus Syahsiyah.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla