Cetak
Dilihat: 1323

Pati – Seiring terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 18/2017 tentang hak keuangan dan administrasi pimpinan dan anggota DPRD, Pemerintah Kabupaten Pati menarik mobil dinas para anggota DPRD Pati. Penarikan mobil dinas untuk operasional tersebut, karena Pemerintah Pusat telah memberikan anggaran operasional biaya transportasi kepada para wakil rakyat.

Usai menghadiri rapat paripurna DPRD Pati, Selasa kemarin (5/9), Bupati Pati Haryanto  setelah menerima operasional biaya transportasi, mobil dinas para anggota dewan akan ditarik sebagai inventarisasi Pemkab Pati, dengan lebih dulu memverfikasi kelengkapan surat-suratnya.
“Puluhan mobil tersebut nantinya akan dialihkan untuk invetaris oprasional Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pati, tentunya yang benar-benar membutuhkan kendaraan tersebut,”ungkapnya.
Bupati Haryanto menambahkan, sebagian mobil dinas yang ditarik akan dilelang. Namun bila ada OPD yang masih menghendaki untuk operasional, akan menanggung biaya perawatannya. Saat ini, sejumlah OPD telah mengajukan permintaan invetaris mobil dari dewan itu.
“Untuk kepala dinas sudah mempunyai mobil inventaris, nantinya akan diprioritaskan bagi yang sering membutuhkan kendaraan atau aktifitasnya tinggi dalam kinerjanya seperti BKD,”paparnya.
Mobil dinas  Sekretariat DPRD yang ditarik Pemkab Pati tersebut, sebanyak 32 mobil dinas.  Baik yang digunakan Ketua  dan Wakil Ketua DPRD,  Ketua Fraksi, Ketua Komisi, Ketua Bapemperda, serta  Sekretaris DPRD Pati(*)

0
0
0
s2smodern
powered by social2s