Satpol PP Gusur PKL Jualan Di Trotoar

Pati – Satpol PP Kabupaten Pati mulai mengambil tindakan tegas terhadap pedagang kaki lima (PKL). Pasal mereka menggunakan trotoar, untuk berjualan.  Para pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang jalan protokol di Pati, masih banyak menggunakan trotoar yang semestinya untuk para pejalan kaki. Untuk mengembalikan sesuai fungsinya, Pemkab Pati melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), menggusur sejumlah PKL yang masih nekat memanfaatkan trotoar untuk berjualan.

Kasi Pembinaan,  Pengawasan dan Sosialisasi Satpol PP Kabupaten Pati,  Nastain mengatakan, penggusuran atau tindakan paksa itu, agar PKL  jera. Karena  Pemkab Pati telah berulang kali memberikan peringatan dan sosialisasi, agar mereka tidak menggunakan trotoar untuk berjualan.
"PKL yang tidak mengindahkan pembinaan dari satpol pp,  barang dagangannya  langsung kami lakukan penyitaan, " kata Nastain.
Sebagai pembinaan, Satpol PP masih memberikan kesempatan para PKL yang terjaring, dan mengembalikan barang-barangnya, dengan terlebih dulu menyepakati perjanjian untuk menaati larangan berjualan di atas trotoar.  Ini, sesuai dengan Perda Kabupaten Pati No.13 /2014, dan Perbub No. 1/2016 tentang penertiban dan pembinaan PKL.  
"Ada yang menolak untuk membongkar.  Dikarenakan sudah membayar kepada Pemerintah Desa.  Padahal trotoar yang digunakan oleh pedagang itu bukan kewenangan desa. Sebab, bukan aset milik desa, hal tersebut menyalahi aturan, " ujarnya.
Keindahan dan ketertiban Kota Pati, bukan hanya kerja keras Pemerintah bersama DPRD Kabupaten Pati saja, tapi seluruh elemen masyarakat, termasuk para PKL, untuk tertib sebagai ikut andil menjaga keindahan kota.(•)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla