Kejar Waktu, Penyampaian Enam Raperda Tanpa Pandangan Umum Fraksi-Fraksi

101fm, Pati Kota – Ada yang berbeda dengan sidang paripurna sebelumnya di DPRD Kabupaten Pati terkait penyampaian rancangan perda oleh Bupati. Pada sidang paripurna penyampaian enam raperda oleh Pemkab Pati, Kamis siang kemarin (7/11/2019), tidak ada pandangan umum dari fraksi-fraksi.
Fraksi-fraksi di DPRD Kabupaten Pati sepakat tidak menggunakan pandangan umumnya terhadap penyampaian enam raperda oleh Bupati Pati Haryanto. Karena tidak ada pandangan umum fraksi, sehingga Bupati Pati Haryanto secara otomatis tidak menyampaikan jawaban atas pandangan fraksi.

“Ini bukan satu kompak satu hebat, tapi ini mekanisme atau tahapan-tahapan perda sudah dilalui. Nah ketika itu sudah dilalui Bupati Pati menyampaikan enam raperda kepada DPRD untuk efisiensi waktu untuk membahas APBD 2020 sehingga fraksi-fraksi sepakat untuk tidak menggunakan pandangan umumnya,” demikian Ketua DPRD Pati Ali Badrudin usai memimpin rapat paripurna penyerahan enam raperda.
Menurut Ali Badruddin, dengan efisiensi waktu itu sehingga waktu yang tersisa digunakan untuk membahas isi dan materi raperda itu sesuai tahapan-tahapanya. Dan hal ini, tegas Ali Badruddin bukan soal ada tidaknya permasalahan, tapi lebih kepada pemenuhan target waktu yang ditentukan karena bila terlambat ditetapkan justru akan berdampak kurang baik. “Selanjutnya keenam raperda itu akan dibahas oleh panitia khusus yang dibentuk. Dan pansus-pansus yang sudah terbentuk untuk segera membahas raperda-raperda yang disampaikan Bupati ke DPRD,” katanya.
Ketua DPRD Pati Ali Badruddin mengaskan, pembahasan hingga penetapan bersama terhadap raperda tersebut paling lambat hingga 23 November 2019. Bahkan raperda tentang perubahaan atas Perda tentang ADD, raperda tentang perubahaan perda tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah, serta raperda SOTK Perangkat desa harus selesai sebelum pembahasan APBD 2020.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla