Cetak
Dilihat: 1055

Pati – Sesuai intruksi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18/2017 tentang hak keuangan dan administrasi pimpinan dan anggota DPRD, seluruh anggota DPRD wajib mengembalikan bon pinjam mobil dinas yang pernah dipakainya. Dari 32 mobil dinas DPRD Kabupaten Pati, 1 mobil dinas diantaranya belum dikembalikan.

Sekretariat DPRD Pati masih berupaya menarik sebuah mobil dinasnya yang dibon pinjam oleh anggota dewan.  Bahkan petugas ketika hendak menarik mobil dinas untuk diserahkan ke Pemkab Pati,  belum juga berhasil.
Sekretaris DPRD Pati, Ifan Bustanudin mengatakan, 1 dari 2 mobil dinas yang dibon pinjam anggota dewan bersangkutan, baru satu yang diserahkan. Sedang satunya lagi, masih diupayakan untuk penarikannya.
“Kami dari administratif sudah dua sampai tiga kali,  mengirimkan surat ke dewan yang bersangkutan dan ditandatangani oleh saya. Nanti secara lisan pun kami datangi ke beliau,” ujarnya.
Semestinya, tutur Ifan Bustanuddin, total mobil dinas DPRD Pati yang dibon pinjam anggota DPRD Pati sebanyak 32 unit. Dari total itu, tinggal satu unit yang belum klir, karena anggota DPRD bersangkutan enggan untuk segera mengembalikan.
“Insya Allah dalam waktu dekat kita klarifikasi,  kalau tidak berhasil kami tetap berupaya sesuai aturan dimana aturan itu harus dilakukan. Batas tarik menarik tapi ndak sekalian kan. Insya Allah dalam dua sampai tiga hari ini. Karena saya harus bertemu dengan beliau dengan secara lisan juga. Saya juga sudah berupaya  dengankeluarganya di sini,” katanya.
Soal penarikan satu unit mobil Innova yang masih belum dapat dikembalikan itu, Sekwan DPRD Pati Ifan Bustanudin, sudah mengkonsultasikan kepada Bupati Pati, Haryanto.  
Penarikan mobil dinas yang dibon pinjam anggota DPRD itu, seiring terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18/2017, tentang hak keuangan dan administrasi pimpinan dan anggota DPRD. Karena Pemerintah Pusat telah memberikan anggaran operasional biaya transportasi kepada para wakil rakyat.(•)

0
0
0
s2smodern
powered by social2s