Terdakwa Utama Pengeroyokan Hingga Tewas di Guyangan Diganjar Sepuluh Tahun

101fm, Pati Margorejo – Setelah menjalani delapan kali persidangan di Pengadilan Negeri Pati, seorang terdakwa pelaku utama pengeroyokan hingga tewas di Desa Guyangan Kecamatan Trangkil, akhirnya divonis hukuman berat. Atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pati itu, terdakwa maupun jaksa penuntut umum menyatakan pikir-pikir selama sepekan.
Kasus pengeroyokan hingga menyebabkan korban meninggal dunia di Desa Guyangan Kecamatan Trangkil, pascatakbir keliling pada Rabu 5 Juni 2019 sekitar pukul 1.45 dinihari, telah tuntas setelah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pati menjatuhkan vonis kepada terdakwa pelaku utamanya. Terdakwa bernama Muhammad Rio (19 tahun) warga Desa Kertomulyo oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pati yang dipimpin Hakim Ketua Dyah Retno Yuliarti SH MH didampingi Hakim Anggota Agung Iriawan SH dan Herry Setyobudi SH MH divonis sepuluh tahun penjara potong selama masa penangkapan dan penahanan. Selain itu, Majelis Hakim juga menyatakan sejumlah barang bukti diantaranya sebilah belati yang digunakan untuk kejahatan disita untuk dimusnahkan.

“Majelis Hakim memandang perbuatan terdakwa ini meresahkan dan mengganggu ketertiban masyarakat, perbuatan terdakwa dilakukan dengan senjata tajam dengan menikam dan menusuk. Terdakwa melakukan tindakanya dibawah pengaruh minuman keras. Kemudian terdakwa dipandang berbelit-belit memberikan keterangan di persidangan,” demikian Humas Pengadilan Negeri Pati yang juga menjadi Hakim Anggota persidangan perkara tersebut Agung Iriawan SH, saat diwawancara usai sidang berlangsung, Rabu siang (4/12/2019).
Selain itu, kata Agung Iriawan, pertimbangan yang memberatkan lainnya, antara terdakwa dan keluarga korban Muhammad Aklis yang meninggal maupun korban yang luka-luka belum ada perdamaian. Sedang pertimbangan yang meringankan terdakwa Muhammad Rio belum pernah dihukum. Dalam perkara ini, terdakwa Muhammad Rio terbukti bersalah melakukan tindak pidana ‘dengan terang-terangan dan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan maut dan mengakibatkan luka-luka’ sebagaimana diatur dalam Pasal 170 ayat (1), (2) Ke-3 KUHP dan Pasal 170 ayat (1), (2) Ke- 1 KUHP.
Hukuman yang dijatuhkan Majelis Hakim, tutur Humas Pengadilan Negeri Pati Agung Iriawan memang lebih ringan dari tuntutan. Dalam surat tuntutannya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eko Yulianto SH MH dan Indah Kurnianingsih SH menuntut terdakwa Muhammad Rio dengan hukuman dua belas tahun penjara.
“Jaksa maupun terdakwa masih menggunakan haknya untuk pikir-pikir apakah menerima atau melakukan upaya hukum banding selama waktu yang ditentukan undang-undang,” katanya.
Beberapa terdakwa lainnya yang terlibat dalam kasus ini segera menyusul untuk dijatuhi hukuman setimpal atas perbuatannya pada sidang terpisah. Dipersidangan juga terungkap, ada nama-nama lain yang terlibat dan masih menjadi daftar pencarian orang (DPO).(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla