Satgassus Kebo Landoh Polres Pati Bongkar 40 Kasus Peredaran Minuman Beralkohol Illegal

101fm, Pati Kota – Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Kebo Landoh Polres Pati boleh mendapat acungan jempol dalam pengungkapan kasus peredaran minuman beralkohol tanpa izin alias illegal. Sejak jelang terbentuknya hingga akhir Januari 2020 ini, Satgassus besutan sekaligus gebrakan Kapolres Pati AKBP Bambang Yudhantara Salamun telah membongkar puluhan kasus peredaran minuman beralkohol.
Satuan tugas khusus (Satgassus) Kebo Landah menjadi andalan Polres Pati dalam menjaga pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukumnya secara umum. Satgassus ini terdiri dari lintas fungsi dengan kekuatan inti Satuan Sabhara. Satgassus bentukan Kapolres Pati AKBP Bambang Yudhantara Salamun ini memiliki prioritas tugas penanganan peredaran minuman beralkohol illegal, prostitusi, perjudian, balap liar dan kejahatan jalanan lainnya.

Kapolres Pati AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIK melalui Kasatgassus Kebo Landoh AKP Sugino mengatakan, sejak terbentuknya pada awal Januari 2020 hingga sekarang, sudah membongkar empat puluh kasus peredaran minuman beralkohol tanpa izin. Sebagian besar tersangka tindak pidana ringan ini bersama barang bukti ribuan botol miras telah dijatuhi hukuman bervariasi oleh Pengadila Negeri Pati. “Dari empat puluh kasus ini, empat puluh persen diantaranya sudah disidangkan di PN Pati. Putusan dari pengadilan bervariasi ada yang didenda hingga Rp5juta, bahkan ada yang dijatuhi hukuman kurungan salah satunya terdakwa dari Kecamatan Margorejo selama dua puluh hari karena sudah berkali-kali disidangkan. Putusan ini merupakan terobosan yang efektif dengan denda maksimal,” ujarnya.
Kasatgassus Kebo Landoh Polres Pati menuturkan, selama merazia terhadap lima prioritas tugasnya, belum pernah ada perlawanan dari para pemilik dan penjual minuman beralkohol illegal. Biasanya para penjual atau pengedar minuman beralkohol itu berupaya berkelit dari yang telah dilakukannya, dengan tindakan yang memancing-mancing petugas untuk bertindak kasar. “Namun bagi kami yang terpenting adalah tetap pada SOP yang ada. Dan tidak terpancing dengan para pelaku itu untuk bertindak. Sebenarnya yant terjadi mereka memancing kita untuk bertindak di luar SOP. Selama ini tidak pernah terjadi karena kami berpedoman pada SOP yang ada, karena kita berbuat ini dengan hati nurani,” tegasnya.
Delapan ribuan botol minuman keras hasil rampasan Satgassus Kebo Landoh yang sudah disidangkan dan mendapatkan kekuatan hukum tetap di Pengadilan Negeri Pati, Selasa lalu (28/1/2020) dimusnahkan dengan cara menghancurkan dengan kendaraan penggilan aspal jalan (stoomwals).
Kasatgassus Kebo Landoh Polres Pati AKP Sugino berharap Pemerintah Kabupaten Pati merevisi regulasi tentang minuman beralkohol yang masih membolehkan kadar alkohol 0,5% sementara daerah lain sudah ada yang 0%. Selain itu, kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk mengedukasi masyarakat untuk tidak mengkonsumsi minuman beralkohol dan sejenisnya.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla