Menlautkan Edhy Prabowo Minta Waktu Selesaikan Masalah Garam

101fm, Pati Wedarijaksa – Menteri Kelautan dan Perikanan (Menlautkan) Edhy Prabowo berkunjung ke Kabupaten Pati untuk meresmikan Gudang Penyimpanan Garam di Desa Sambilawang Kecamatan Wedarijaksa, Kamis siang (30/1/2020). Kunjungannya itu sekaligus meminta waktu kepada asosiasi-asosiasi produsen garam, untuk menyelesaikan permasalahan yang dikeluhkan petani garam di daerah.

Kedatangan Menlautkan RI Edhy Prabowo ke sentra garam di Kabupaten Pati salah satu agendanya untuk menyelesaikan persoalan harga garam nasional yang bergejolak. Harga garam di tingkat produsen di titik terendah, yang berdampak petani garam merugi.
Menlautkan Edhy Prabowo mengatakan, kebutuhkan garam nasional per tahun rerata 4,7 juta ton sedang produksi garam nasional hanya sekitar 3 juta ton di 2019 lalu sehingga untuk pemenuhannya pemerintah masih harus mengimpor dari sejumlah negara. “Tapi yang jelas garam ini harus ada jalan keluar. Saya selama ini menolak impor garam. Saya yakin import ini yang dibutuhkan garam industri tapi kalau menurut saya garam ya garam. Garam konsumsi dengan garam industri sama asinnya. Itupun pernah saya tanyakan ke Menko Perekonomian, ini untuk mengukur kekuatan kita ini yang sedang kita carikan jalan keluar,” katanya.
Untuk itu, Menlautkan Edhy Prabowo meminta waktu kepada asosiasi petani garam di Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapinya.
Seorang petani garam pantai utara Sokib mengatakan, secara kuantitas produksi garam lokal meningkat, karena Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah banyak memberikan bantuan meski kualitas belum dapat bersaing dengan garam import sehingga garam lokal menumpuk di gudang petani. Untuk itu petani garam di Pati berharap KPP mendampingi petani dalam peningkatan garam konsumsi untuk kebutuhan industri. “Usulan kami petambak biarkan produksi sebanyak-banyaknya. Soal kualitas ada pengolahan sendir Karena garam produksi petambak itu sudah menembus garam konsumsi ini diolah lagi menjadi garam untuk industri dengan kadar 97%,” katanya.
Selain meresmikan Gudang Penyimpan Garam Nasional di Desa Sambilawang Kecamatan Trangkil, Menlautkan Edhy Prabowo juga berkunjung dan menyaksikan pelepasan eksport produk dalam kontainer dari PT Dua Putera Utama Makmur Pati ke Jepang.( pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla