Sejumlah Pihak di Pati Khawatirkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

101fm, Pati Kota – Sejumlah pihak mengkhawatir terjadina kelangkaan pupuk bersubsidi di Pati, saat memasuki musim tanam pertama 2020. Karena kelangkaan ini akan memicu gejolak di kalangan petani.
Kekhawatiran itu bukan hanya petani, namun pengecer dan distributor pupuk juga akan merasakannya. Untungnya musim tanam sekarang ini mundur, bila tidak tentu akan menimbulkan gejolak.

Pengecer pupuk di Desa Widorokandang Umbar usai mengadukan permasalahan distribusi pupuk kepada Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Jumat pagi (27/12/2019) mengatakan kelangkaan pupuk saat musim tanam seringkali terjadi dan berulang. Sehingga pihaknya meminta DPRD dan instansi terkait untuk memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi. “Tiap musim tanam alokasinya selalu berkurang. Bisa 10 sampai 15 persen. Kenyataan itu ditemuinya di lapangan. Misalnya seperti ini, ada petani punya lahan satu hektare, jatahnya di rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) seharusnya 350 kilogram. Adanya Cuma 250 kilogram,” paparnya.
Umbar mengungkapkan, sebenarnya solusinya simpel. Yang terpenting kebutuhan pupuk petani dicukupi. Misalnya harganya naik sedikit di atas harga ecerean terendah (HET), petani masih mau membeli, asal ada barangnya.
Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin mengungkapkan, pihaknya akan berupaya agar kelangkaan pupuk terutama pupuk bersubsidi segera teratasi. ”Karena salah satu penyebabnya ada petani yang menggarap lahan perhutani. Mereka belum masuk di RDKK. Karena itu perhutani sebagai pemilik lahan harus mau mengusulkan ke dinas terkait agar dimasukkan RDKK sehingga mendapat alokasi pupuk. Kabarnya perhutani kan menyewakan ke petani, harusnya ya ikut diusahakan,” katanya.
Ali Badruddin meminta semua pihak termasuk pengecer, distributor, dan instansi terkait agar bersama-sama melakukan pengawasan terhadap distribusi pupuk bersubsidi ini, agar kelangkaan pupuk tidak terjadi berulang-ulang. Selain itu, kata Ketua DPRD Kabupaten Pati pihaknya bersama sejumlah instansi terkait akan memohon Kementerian Pertanian agar kebutuhan petani di Pati terhadap kebutuhan pupuk bersubsidi dipenuhi.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla