Permasalahan Karaoke Kembali Mencuat di Coffe Morning Forkompinda Bersama Ormas

101fm, Pati Kota - Setelah untuk beberapa saat ibarat terdiam, permasalahan karaoke kembali mencuat. Bahkan bisnis hiburan malam yang banyak dikomplain masyarakat itu menjadi bahasan pada coffe morning Forkompinda bersama organisasi masyarakat dan keagamaan di Mapolres Pati, Senin pagi (30/12/2019).
Organisasi-organisasi kemasyarakatan dan keagamaan mendesak agar pemerintah dan aparat keamanan segera menertibkan keberadaan tempat-tempat hiburan karaoke di Kabupaten Pati yang masih buka. Karena Perda Kabupaten Pati Nomor 8 tahun 2013 itu sejak diterbitkan, belum maksimal penegakannya.

Menerima keluhan itu, Kapolres Pati AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengaku, permasalahan itu menjadi pekerjaan rumah baginya kedepan. Kepolisian akan merencanakan dengan baik terkait penegakan peraturan perundangan yang sudah ada di dalam perda. "Sehingga dalam penegakannya bisa terealisasi sesuai harapan masyarakat. Karena memang dari kita berkeliling dari kecamatan ke kecamatan dari masyarakat memang banyak menyuarakan keresahan mereka terkait tempat hiburan karaoke yang dipastikan belum berizin, dengan adanya hal-hal yang bersifat menganggu di situ menurut mereka," jelasnya.
Kepolisian kata AKBP Bambang Yudhantara Salamun, akan menindaklanjuti harapan masyarakat sehingga tidak ada suara-suara sumbang yang bila dibiarkan justru berdampak lebih luas yang tidak diinginkan. "Kami sebagai representasi negara akan meyakinkan tugas-tugas kami laksanakan dengan baik. Ini merupakan kerja sama-sama bukan cuma menyerahkan begitu saja kepada Satpol PP walau pun penegakan perdanya itu dari Satpol PP tapi kami akan memberikan back up," ujarnya.
Kapolres Pati AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, setelah bertemu di acara coffe morning bersama ulama dan umaro itu, kepolisian akan mengatur rencana teknis penertiban tempat hiburan malam karaoke yang belum berizin itu secara bersama-sama TNI/Polri dan Satpol PP. (pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla