Bupati Pati Prihatin Masih Banyak Warganya Buang Sampah di Sungai

101fm, Pati Kota – Gara-gara sungai penuh dengan sampah yang dibuang seenaknya oleh masyarakat, mengakibatkan air meluap hingga banjir dan jebolnya tanggul. Dalam beberapa pekan terakhir turun hujan sudah hampir belasan tanggul jebol dan banjir yang melanda warga di sepanjang daerah aliran sungai.
Sudah berkali-kali masyarakat diingatkan untuk tidak membuang sampah di sungai, tapi masih saja ada warga yang masa bodoh dengan hal imbauan itu. Akibatnya sejak beberapa pekan terakhir turun hujan sejumlah tempat di sepanjang daerah aliran sungai terkena dampaknya banjir akibat luapan air sungai maupun dari jebolnya tanggul karena aliran air tersumbat sampah.

Saat menyaksikan penyerahan bantuan 105 rumah tidak layak huni (RTLH) di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (6/2/2020) kemarin, Bupati Haryanto meminta kepada seluruh kades untuk mengingatkan warga agar tidak buang sampah ke sungai, terutama sampah batang pohon dan rumpun bambu yang justru akan mengakibatkan dampak yang merugikan banyak pihak. “Kalau banjir itu wajah. Tapi tanggul jebol dan banjir yang terjadi beberapa waktu lalu itu akibat sumbatan sampah di aliran sungai. Kalau itu dikeruk diangkut bisa puluhan truk,” kata Bupati Haryanto.
Bupati Haryanto juga mengajak semua kepala desa di Kabupaten Pati untuk merintis membuat aturan soal pengelolaan sampah dengan mengacu peraturan daerah. Desa dapat menggunakan sebagian dana untuk pengelolaan dan pengangkutan sampah, baik untuk pengadaan tempat pembuatan sampah atau gerobak pengangkut sampah. “Mumpun Dana Desa belum ada desa yang membuat APBDes bisa digunakan. Ini petunjuk Kepala Dispermades saja dipakai. Kalau sudah ngumpul ada TPS, kemudian koordinasi dengan DPU untuk pengangkutannya ke TPS,” katanya.
Bupati Pati Haryanto mencontohkan, pengelolaan sampah di Desa Raci yang sudah berjalan baik dengan kesadaran masyarakat untuk iur sebulan secara sukarela sebagai upah bagi pengelola sampah.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla