Nelayan di Pati Dominasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Sektor Informal

101fm, Pati Kota – Dari puluhan ribu pekerja bukan penerima upah peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Pati sebagian didominasi kalangan nelayan. Ini menjadikan Kabupaten Pati sebagai daerah dengan peringkat teratas peserta BPJS Ketenagakerjaan dari kalangan nelayan.
Provinsi Jawa Tengah akan menjadi nominasi untuk menerima penghargaan anugerah Paritrana 2019. Ini menyusul suksesnya Provinsi Jawa Tengah sebagai provinsi dengan tingkat kepesertaan yang tinggi dibanding provinsi-provinsi lainnya.

“Minggu depan Gubernur Jawa Tengah diundang untuk mempresentasikan program penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan dihadapan Kemenko Pembangunan Sumber Daya Manusia dan Kebudayaan sebagai nominasi penerima penghargaan Paritrana 2019,” demikian Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus Ikhsan, saat teken kerja sama dengan Pemkab Pati belum lama ini.
Menurut Ikhsan, jumlah tenaga kerja di sektor informal bukan penerima upah yang di dominasi nelayan di Kabupaten Pati mencapai dua puluh lima ribu. “Materi yang diangkat oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo adalah perlindungan di sektor nelayan. Karena gubernur menganggap ini penting untuk dilindungi sebab ini yang terbesar di Kabupaten Pati, Rembang dan Tegal itu adalah nelayan dengan kesadarannya membayar sendiri,” tuturnya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus Ikhsan mengatakan, selain kepada tenaga kerja yang bekerja di sektor informal bukan penerima upah, BPJS Ketenagakerjaan secara otomatis juga memberikan perlindungan kerja kepada pekerja/tenaga kerja yang bekerja di perusahaan/pemberi kerja formasl sejumlah empat puluh ribu orang.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla