Sebagian OPD di Jajaran Pemkab Pati Belum Mengikuti BPJK Ketenagakerjaan

101fm, Pati Kota – Dari keseluruhan organisasi perangkat daerah (OPD) di jajaran Pemkab Pati, sebagian diantaranya belum mengikuti kepesertaan di program BPJS Ketenagakerjaan. Sementara Pemkab Pati telah menganggarkan dana untuk program kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Data BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus, OPD di jajaran Pemkab Pati yang belum mengikuti program kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan diantaranya, Sekda, Dislautkan, Disporapar, DKK, Diskominfo, DLH, Disketapang, DPUTR, Dispermades, Disdibud, BKPP, BPBD, serta sejumlah kecamatan.

“Untuk kecamatan yang belum mengikuti BPJS Ketenagakerjaan per 1 Februari 2020 diantaranya Kecamatan Margorejo, Kecamatan Tlogowungu, Kecamatan Gabus, Kecamatan Gembong, Kecamatan Kayen, Kecamatan Tayu, Kecamatan Jaken, Kecamatan Jakenan, Kecamatan Gunungwungkal, Kecamatan Dukuhseti, Kecamatan Sukolilo, dan Kecamatan Winong,” demikian Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pati Tri Haryama saat penandatanganan MoU Pemkab Pati dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus, di ruang rapat Pragola Setda Pati, belum lama ini.
Sementara Disnakertrans, Disperkim, Disos P2KB, Kecamatan Pati, Kecamatan Trangkil, Kecamatan Batangan, Kecamatan Juwana, Kecamatan Margoyoso, Kecamatan Tambakromo, Kecamatan Pucakwangi, kecamatan Wedarijaksa dan Kecamatan Cluwak kata Tri Haryama sudah mengikuti program tersebut. “Di masing-masing OPD mempunyai non ASN termasuk siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL), walaupun hanya tiga bulan kalau dua program satu bulannya Rp16800,” katanya.
Kepala Disnakertrans Pati Tri Haryama mengatakan, pihaknya juga sudah membuat rintisan bagi setiap warga Kabupaten Pati yang akan bekerja keluar daerah atau keluar negeri (TKI/TKW) harus ikut kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla