Jalan Penghubung di Desa Tajungsari Terdampak Lumpur Akibat Penambangan

101fm, Pati Tlogowungu – Setiap hujan yang turun dengan intensitas tinggi di kawasan lereng muria, jalan kabupaten penghubung antar kecamatan di Desa Tajungsari Kecamatan Tlogowungu tertutup lumpur. Dampaknya jalan tidak dapat dilewati kendaraan roda dua, karena ketinggian lumpur sempat mencapai sepuluh sentimeter.
Pemandangan hamparan lumpur yang menutup jalan di jalur Desa Tajungsari – Desa Lahar Kecamatan Tlogowungu itu, terjadi pada Minggu (16/2/2020). Lumpur yang menutup jalan itu terjadi menyusul ada guguran tanah dampak penambangan galian C di sekitar desa tersebut. Untuk membersihkan tumpukan lumpur itu, Pemkab Pati bersama Polres Pati mengerahkan mobil pemadam kebakaran dan water cannon ke lokasi. Pemkab Pati meminta penambang galian C untuk ikut bertanggung jawab menangani hal tersebut meski izinya sudah habis empat bulan lalu.

Camat Tlogowungu Jabir kepada radio PAS Pati mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi pimpinan kecamatan dan mengundang pelaku penambang galian C, pada Senin kemarin (17/2/2020). Rakor tersebut menyepakati, penambang akan menata lahan bekas tambang galian C untuk mengatasi longsornya tanah ke ruas jalan yang terbawa air hujan. “Penataan lahan tambang sesuai kebutuhan hanya untuk mengatasi terjadinya limpasan lumpur ke ruas jalan di saat hujan, tapi penambang meminta ada pendampingan dari pihak keamanan agar tidak dikira ada kegiatan penambangan karena izin sudah habis empat bulan lalu,” kata Jabir.
Menurut Camat Tlogowungu Jabir, pembenahan sementara yang harus dilakukan oleh penambang segera dilakukan dalam pekan-pekan ini sehingga timbunan lumpur tidak terjadi lagi saat hujan dengan intensitas tinggi turun lagi di kawasan tersebut. “Makanya ini karena ini darurat kita minta untuk sementara menanggulangi supaya kalau hujan lumpur tidak masuk ke jalan lagi tanah sisa penambangan yang menyebabkan gelontoran lumpur dikepras sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Rakor pimpinan kecamatan menindaklanjuti perintah Bupati Pati Haryanto itu, kata Camat Jabir juga menyepakati nantinya jangka panjang di titik tersebut pemerintah akan membuatkan drainase dan gorong-gorong untuk pembuangan air agar tidak mengalir ke jalan raya.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla