Polres Pati Ungkap Enam Belas Kasus Penganiayaan

101fm, Pati Kota – Sebanyak enam belas kasus penganiayaan dengan pengeroyokan telah terjadi di wilayah hukum Polres Pati selama Januari 2020. Ada tersangka yang sudah tertangkap, sebagian lainya masih dalam daftar pencarian orang (DPO).
Sepanjang Januari 2020 Polres Pati berhasil mengungkap enam belas kasus penganiayaan dengan pengeroyokan yang melibatkan empat puluh satu orang, enam belas di antaranya tertangkap dan berstatus tersangka, dan sisanya masih dalam pencarian. Kasus penganiayaan dengan pengeroyokan ini paling banyak terjadi di Kecamatan Tayu dan Kecamatan Dukuhseti.

Saat gelar perkara, Kamis siang (9/1/2020), Kapolres Pati AKBP Bambang Yudhantara Salamun didampingi Kasubbag Humas IPTu Suharning mengatakan, dari keterangan tersangka pelakunya dia menganiaya korban-korbanya karena pengaruh minuman beralkohol. “Pada prosesnya setelah mengkonsumsi minuman beralkohol melakukan tindakan yang melukai orang lain dan beberapa diantaranya merusak barang-barang, seperti sepeda motor yang digunakan oleh korban,” kata Kapolres Pati.
Terakhir kasus penganiayaan dengan pengeroyokan, kata Kapolres AKBP Bambang Yudhantara Salamun, terjadi di Desa Tendas Kecamatan Tayu. Tindakan yang diduga dilakukan lima pelaku itu, mengakibatkan lima korbannya mengalami luka satu di antaranya mengalami luka parah yang hingga kini masih dirawat di rumah sakit. Sementara kasus penganiayaan dan pengeroyokan dengan tempat kejadian di Tayu dan di Dukuhseti melibatkan tujuh pelaku lima diantaranya masih di bawah umur, sehingga penanganannya mengharuskan kepolisian berkoordinasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas). Polisi menahan semua pelaku penganiayaan dengan pengeroyokan yang sudah tertangkap termasuk, tersangka yang masih di bawah umur. “Untuk tersangka di bawah umur ini ada perlakukan khusus dan ini sedang kita koordinasikan dengan Bapas untuk langkah selanjutnya,” katanya.
Kapolres Pati AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, penyidikan juga telah menyita sejumlah senjata tajam berupa clurit, pisau, pedang dan kapak, serta sejumlah sepeda motor sebagai barang bukti kejahatan para tersangka. Sementara tim reserse mobil (Resmob) Satreskrim Polres Pati masih memburu para tersangka pelaku yang masih buron.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla