BPBD Pati Asesment Lokasi Terdampak Bencana Alam

101fm, Pati Kota – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati sedang melakukan asesmen di sejumlah lokasi terdampak bencana alam. Dampak curah hujan yang tinggi yang mengguyur hampir merata di wilayah Kabupaten Pati berakibat sejumlah tempat dan ruas jalan tergenang, serta tanggul jebol dan longsor.
BPBD Kabupaten Pati masih melakukan penanganan bencana alam banjir dan tanah longsor di daerahnya. Ini menyusul hujan deras yang turun hingga hampir 24 jam, pada Rabu hingga Kamis (19-20 Februari 2020) lalu.

Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) BPBD Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetyo mengatakan, pasca bencana alam banjir dan longsor itu sampai sekarang pihaknya masih berupaya untuk mengumpulkan data (asesmen), untuk segera dilakukan penanganan. “Kalau untuk tanggul yang jebol maupun lokasi yang longsor belum ada penanganan, karena kemarin kita masih asesmen untuk mengetahui keperluan yang dibutuhkan di lokasi. Dan penangannya ini kita harus sinergi dengan desa-desa terdampak,” katanya.
Dampak dari hujan deras yang turun dalam jangka yang lama itu, kata Martinus Budi Prasetyo tanggul-tanggul yang jebol dan longsor yang sudah mendapatkan penanganan sementara tersebar di Dukuh Triwil Desa Sinoman Kecamatan Pati dan di Dukuh Cangkring Desa Widorokandang, dan di Dukuh Bletek Desa Dadirejo Kecamatan Margorejo. Penanganan sementara juga dilakukan di jalan desa yang longsor di Desa Medani Kecamatan Cluwak dan dua tempat di Dukuh Pangonan Desa Gunungsari Kecamatan Tlogowungu. “Yang di Cluwak hari ini mulai jam 7.00 dilakukan kerja bakti oleh pemdes dan masyarakat desa setempat. Kemudian longsoran di Tlogowungu memang direncanakan akan dibuat tanggul penahan tanah permanen, maka akses ke jalur tersebut ditutup dulu,” ujarnya.
Sedang kerusakan jalan yang ambles di Desa Tompegunung Kecamatan Sukolilo, kata Kepala BPBD Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetyo penanganannya akan menggunakan alat berat milik DPUTR karena tidak bisa dikerjakan secara manual.
Selain tanah longsor dan tanggul jebol, bencana alam karena curah hujan yang tinggi, juga mengakibatkan jalan raya tergenang, satu titik di jalur pantura Pati-Juwana tergenang, serta tiga titik di jalur Pati – Tayu dengan kedalaman air hingga diatas lutut orang dewasa.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla