Gembong  –  Aparat gabungan dari Bea Cukai, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, dan Kantor Pos Semarang, berhasil membongkar upaya penyelundupan kiriman paket narkotia jenis shabu asal Taiwan, ke Pati. Seorang penerima kiriman paket yang didalamnya berisi barang yang dilarang itu, saat ini masih dalam pemeriksaan intensif aparat berwenang.

Terungkapnya pengiriman paket narkotika itu, berawal dari kecurigaan petugas Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dengan unit anjing pelacaknya (K9), terhadap kiriman paket yang dikirim TKW di Taiwan berinisial M  untuk suaminya berinisial MDS, 44 tahun, di Desa Bremi RT.1/RW.5 Kecamatan Gembong.
“Dari unit anjing pelacak (K9) ini memberikan respon, bahwa ada kiriman paket dari Taiwan yang dicurigai berisi narkotika. Kemudian dilakukan pembongkaran, dan ternyata isinya dua kotak teh China dan satu amplop berisi  serbuk berwarna putih bertentuk kristal dengan berat 11 gram. Setelah dilakukan test pengujian di lab Balai Pengujian dan Indentifikasi Barang Dirjen Bea Cukai, memang positif shabu,” demikian ungkap Kabid Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah, Agus Yulianto.
Hasil pengujian laboratorium itu, kata Kabid Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah, kemudian ditindaklanjuti dengan  koordinasi serta perencanaan pengecekan bersama BNNP Jawa Tengah, ke alamat penerima kiriman paket di Desa Bremi Kecamatan Gembong, Senin (19/6). Dan menghubungi penerima paket berinisial MDS melalui nomor seluler sesuai yang tertera di paket tersebut.
Selang sehari kemudian, Selasa (20/6) sekitar pukul 12.10, tim gabungan melihat seseorang datang ke Kantor Pos Gembong untuk mengambil kiriman paket tersebut. Beberapa ratus meter setelah keluar dari Kantor Pos, tim gabungan melakukan penangkapan. Untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut, tim gabungan membawa MDS yang berprofesi sebagai petani itu ke Kantor BNNP Jawa Tengah.
Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjend. Pol. Tri Agus Heru mengungkapkan,  BNNP saat ini sedang menyelidiki ada tidaknya keterkaitan  pengirim maupun penerima paket kiriman berisi shabu dengan jaringan narkotika internasional.
“Ini yang akan kita terus kembangkan. Untuk statusnya kita amankan,” kata Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjend. Pol. Tri Agus Heru.
Penangkapan itu, membuat warga sekitar terkejut, pasalnya dalam keseharian MDS dikenal sebagai warga yang biasa-biasa saja. Dan tidak pernah bersentuhan dengan berbagai jenis narkoba.(•)


0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla