Mesin Kapal Rusak Dihantam Ombak, Tiga Nelayan Terdampar di Tengah Laut

101fm, Pati Dukuhseti – Dua nelayan asal Kabupaten Pati dan satu nelayan asal Kabupaten Jepara dikabarkan hilang saat melaut mencari ikan di perairan Banyutowo hingga Juwana. Namun dua hari kemudian, ketiga nelayan memberikan kabar dalam keadaan selamat, setelah nelayan lain menolongnya.
Tiga nelayan yang sempat dikabarkan hilang itu bernama Sudar (58 tahun) warga Dukuh Jeruk Desa Banyumanis Kabupaten Jepara, serta Niam (23 tahun) dan Jumati (25 tahun) warga Desa Selempung Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati. Mereka sempat dikabarkan hilang, karena sejak melaut pada Minggu dinihari (12/1/2020) hingga Senin malam (13/1/2020) tidak kunjung pulang.

Koordinator Relawan SAR Laskar Tunggul Wulung Desa Banyutowo Dukuhseti Ali Anggur mengatakan, pihak keluarga awalnya memang sempat was-was, karena hingga dua hari dua malam anggota keluarganya yang melaut belum pulang. “Terus akhirnya ditunggu hingga Senin malam tidak ada kabar. Terus ada informasi ketiga nelayan ini ditolong oleh nelayan asal Kragan Kabupaten Rembang karena dia mengalami gangguan mesin kapal kemudian ditarik ke Dermaga Kragan,” katanya.
Ali Anggur mengatakan, untungnya salah seorang dari nelayan yang terombang-ambing dilautan akibat mesin kapal rusak ada yang ingat salah satu nomor keluarganya. Nelayan Kragan memfasilitasi kepada nelayan asal Desa Selempung Kecamatan Dukuhseti untuk menghubungi keluarganya untuk segera menjemput. Selasa sore (14/1/2020), pihak keluarga akhirnya menjemput ketiga nelayan itu di Kragan Rambang. “Tidak cuma was-was, keluarga sudah kebingungan, saat mereka mencari ikan itu kan gelombangnya tinggi. Kalau ada yang berangkat melaut dinihari selang sehari pada paginya tidak pulang itu pasti ramai dengan berita yang macam-macam. Apalagi saat di laut tidak ada nelayan serombongannya yang berpapasan atau bertemu dengan ketiga nelayan tersebut,” ujarnya.
Koordinator Relawan SAR Laskar Tunggul Wulung Desa Banyutowo Dukuhseti Ali Anggur mengatakan, untuk kapal yang digunkan untuk mencari ikan yang mengalami kerusakan mesin itu, masih dalam perbaikan dengan bantuan para nelayan di Kragan Rembang. Kapal mengalami kerusakan dibagian perpak yang jebol, dan mesin kemasukan air pendingin. Kini ketiga nelayan tersebut sudah dapat berkumpul kembali bersama keluarganya.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla