Wabah Covid-19 Berdampak Pada Ekonomi Masyarakat

101fm, Pati Kota – Dampak wabah covid-19 terhadap ekonomi masyarakat mulai terasa. Bahkan gejolak harga kebutuhan pokok masyarakat, terutama gula yang per kilogramnya berkisar antara tujuh belas ribu hingga delapan belas ribu rupiah.
Sejak mewabahnya covid-19 awal Maret lalu hingga sekarang harga gula naik dua kali lipat lebih. Sementara ketersediaannya gula nasional 170ribu ton, yang diprediksi tidak mampu mencukupi hingga menjelang Ramadan hingga Idul Fitri.

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo mengatakan, kondisi ketersediaan gula sekarang ini menipis, ini tentu akan mengakibatkan inflasi ini juga akan memicu harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) ikut naik. “Di sinilah fiskal/moneter kita akan merosot tajam karena dampak virus korona ini mengakibatkan pabrik-pabrik shootdown semua, karena bahan bakunya mulai berkurang dan daya beli masyarakat berkurang. Walaupun pemerintah memberikan kebijakan stimulus, tapi saya rasa agak sulit. Karena seperti pariwisata tutup orang tidak berani ke mana-mana,” tuturnya.
Firman Soebagyo memprediksi, bila kondisi seperti sekarang ini berlanjut hingga April mendatang, akan banyak dunia usaha yang merumahkan karyawanya. “Banyak pabrik-pabrik tekstil di Jawa Tengah yang sekarang ini bahan bakunya mulai menipis yang diperkirakan akan habis untuk dua bulan mendatang. Ini artinya bila hingga April covid-19 belum tertangani akan berdampak serius, karena ekspor import pun sekarang ini sudah mulai terganggu,” tuturnya.
Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo berharap pemerintah melalui kebijakan percepatan penanggulangan covid-19 cepat selesai, sehingga perekonomian masyarakat dapat kembali tumbuh.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla