Sepuluh Bulan Ganjaran untuk Dua Terdakwa Kasus Human Trafficking

101fm, Pati Margorejo – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pati menjatuhkan hukuman lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada dua terdakwa kasus pelaku perdagangan manusia (human trafficking). Hukuman tersebut dijatuhkan pada sidang yang digelar pada Senin lalu (23/3/2020).
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pati yang terdiri dari Barita Sinaga, Grace Meilanie PDT PASAU dan AA Putu Aryana menyatakan S dan NA terdakwa pelaku perdagangan manusia (human trafficking) bersalah serta menjatuhkan hukuman pidana masing-masing sepuluh bulan.

Humas PN Pati Agung Iriawan mengatakan, keduanya dinyatakan bersalah dan terbukti melanggar dakwaan alternatif yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum Anny asyatun dan Indah Kurnianingsih. “Dakwaan ke satu pasal 2 Undang-Undang RI Nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP atau kedua pasal 296 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP atau dakwaan ketiga pasal 506 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP,” ujarnya.
Agung Iriawan menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi maupun saksi korban, terdakwa serta barang bukti di persidangan, JPU pada sidang sebelumnya menuntut kedua terdakwa pelaku perdagangan orang itu dengan hukuman selama empat belas bulan, dengan mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan yang meringankan terdakwa. Sedang Majelis Hakim menjatuhkan putusan kepada kedua terdakwa dengan hukuman sepuluh bulan penjara. “Atas putusan itu, Jaksa maupun para terdakwa menyatakan menerima,” ujarnya.
Seperti yang kami himpun dari berbagai media, perkara tersebut bermula dari penggerebegan dan penangkapan pekerja di bawah umur di salah satu hotel di Pati oleh petugas Polda Jawa Tengah, November 2019 lalu.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla