Masih Banyak Dijumpai Pembeli di Pasar Tradisional Enggan Pakai Masker

101fm, Pati Kota – Upaya pemerintah memutus mata rantai penularan dan penyebaran covid-19 belum sepenuhnya disadari warga masyarakatnya. Nyatanya masih banyak terlihat masyarakat yang berbelanja di pusat-pusat perbelanjaan maupun pasar-pasar tradisional yang mengabaikan protokol kesehatan semisal yang sederhana dalam pemakaian masker.
Sebagian masyarakat Pati belum menyadari sepenuhnya penerapan protokol kesehatan penanganan covid-19. Padahal pemerintah dari pusat hingga daerah sudah gencar menyosialisasikan imbauan dan anjuran protokol kesehatan.

“Jadi dia itu masih enggan memakai masker karena belum terbiasa. Memang awalnya bau apek tapi lama kelamaan jadi seperti biasa. Jadi kita menggunakan masker ini adalah bagian dari memutus mata rantai covid-19,” demikian Bupati Pati Haryanto saat memimpin rapat koordinasi kesiapan jelang lebaran bersama Forkompinda, di ruang rapat Joyokusumo Setda Pati, Rabu (20/5/2020).
Selain tidak patuh mengenakan masker, kata Bupati Haryanto, masyarakat masih sering terlihat berkumpul dengan berbuka bersama, atau taraweh yang mengabaikan jaga jarak fisik antar jamaah. Padahal kondisi-kondisi seperti itu penularan covid-19 mudah terjadi. “Sehingga ini butuh waktu untuk memahamkan atau sosialisasi yang tiada henti-hentinya. Contoh dan sederhana saja yang tadi sore Forkompinda membagikan masker di Pasar Puri Baru yang diberikan kepala pasar setempat itu setelah dibagi bukannya dipakai tapi dikantongi saja, karena mereka masih enggan,” kata Bupati Haryanto.
Bupati Pati Haryanto menyatakan perkembangan penanganan covid-19 dalam beberapa terakhir ini, Kabupaten Pati memasuki zona hijau. Untuk itu, Bupati Pati Haryanto mengajak semua pihak mempertahankan zona hijau menuju, dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan dan penyebaran covid-19.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla