Tarif Iur Baru BPJS Kesehatan Naik Mulai Juli 2020

101fm, Kudus Kota – BPJS Kesehatan per 1 Juli 2020 akan menerapkan kenaikkan pembayaran iur peserta JKN-KIS. Kenaikan tarif iur tersebut, sebagai tindak lanjut terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 tahun 2020 pasca putusan MA yang membatalkan Perpres Nomor 75 tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan.
Mulai bulan depan, iur BPJS Kesehatan naik dari yang semula. Berdasarkan peraturan presiden terbaru, untuk peserta mandiri kelas III ditetapkan senilai Rp42ribu, sedang untuk peserta kelas I dan kelas II naik menjadi Rp150ribu dan Rp100ribu. Kenaikkan ini tentu belum mampu menutup realisasi pembiayaan yang masih timpang dengan pendapatan dari iur peserta, apalagi tunggakan iur peserta juga masih tinggi.

“Sebetulnya sebelum pandemi pun juga pasti ada ya pada waktu pandemi juga ada tetapi upaya kita juga kita ubah, kalau yang sebelum pandemi ya kan ada beberapa cara ada yang lewat SMS blast kita, kemudian telecollecting, lewat kader JKN. Pada waktu pandemi target-target kan lagi nonton lewat telecollecting. Tapi rasa masih ada mereka ada kok yang disiplin. Terhadap perubahan tunggakan dibandingkan sebelum sebelum pandemik lebih besar tentu lebih besar secara angka Saya masih belum tahu persisnya,” demikian Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kudus merangkap PPS Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati Maya Susanti usai Media Gethering di RM Garuda Kudus, Senin (22/6/2020).
Maya Susanti menambahkan, pihaknya menambah target penagihan tersebut untuk mengurangi tunggakan iur peserta yang membayar secara perorangan. Karena ada diantara mereka yang mungkin usahanya tutup, atau berkurangnya pendapatan.
Maya Susanti mengatakan, khusus iuran peserta Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan BP kelas III di tahun 2020 tetap dibayarkan sejumlah Rp25.500, sedang sisanya sebesar Rp16.500 pemerintah akan memberi bantuan iuran. “Dan pada 2021 dan tahun berikutnya, peserta PBPU dan BP kelas III membayar iuran Rp35ribu, sementara pemerintah tetap memberikan bantuan iuran sebesar Rp7ribu,” ujarnya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kudus merangkap PPS Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati Maya Susanti menegaskan, masyarakat masih harus diedukasi dan didorong untuk disiplin membayar iur BPJS Kesehatan.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla