Pekerja Seni se-Kabupaten Pati Minta Kelonggaran Pentas

101fm, Pati Kota - Para pekerja seni se-Kabupaten Pati mendesak pemerintah dan DPRD untuk bisa memberikan izin pentas di masa transisi pandemi covid-19. Desak itu mereka ungkapkan dengan berunjuk rasa dan beraudensi ke DPRD Kabupaten Pati.

Pandemi virus corona semakin menyesakan para pekerja seni, mulai dari pemain orkes melayu sampai pelaku seni berbagai seni di Pati seperti pentas musik maupun seni budaya lainnya.

Seorang pekerja seni sekaligus Pimpinan Kethoprak Wahyu Budaya Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti Ruslanhadi mengaku, biasanya pada bulan Syawalan penanggalan Jawa seperti saat ini waktu panen bagi para pekerja seni. Namun sejak pemerintah menyatakan pandemi, semua kegiatan yang mengundang kerumunan masa dilarang. "Kami datang ke sini untuk meminta izin kalau diperbolehkan untuk menggelar pentas meraup rupiah. Karena sejak ada pelarangan itu (dua bulan lalu) sampai sekarang tidak bekerja," ujarnya.

Ruslanhadi menambah untuk saat ini pihak belum bisa berbuat banyak dan menunggu kebijakan pemerintah, untuk dapat mengadakan pertunjukkan hiburan baik musik maupun seni budaya. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati Wisnu Wijanarko mengatakan, sesuai tugas pokok fungsinya pihaknya sebatas memberikan merekomendasi kepada ketua dewan untuk menindaklanjuti pemasalahan pegiat seni. “Kita akan merekomendasi ketua DPRD untuk berkoordinasi dengan Bupati selaku Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,” kata Ketua Komisi D DPRD Pati Wisnu Wijayanto.

Para pegiat seni mengaku kecewa dengan pertemuan mereka bersama dewan, karena harapan mereka untuk bisa menggelar pentas belum mendapat restu dari pihak-pihak terkait terutama tim gugus tugas covid-19.(pas-gus)

 

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla