Disporapar Pati Simulasikan Protokol Kesehatan Ketat dan Benar

101fm, Pati Kota – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Pati kini sedang mensimulasikan untuk memastikan protokol kesehatan dengan ketat dan benar di obyek-obyek wisata. Ini menjadi bagian dari persiapan bila sewaktu-waktu pemerintah menerapkan kenormalan baru (new normal) .
Pemerintah Kabupaten Pati hingga sekarang belum membuka destinasi wisata di wilayahnya untuk umum. Hanya saja Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disparpora ) tetap melakukan sejumlah persiapan protokol kesehatan.

Kepala Disporapar Pati Slamet Singgih Purnomo kepada awak media mengaku, pandemi virus corona juga berdampak terhadap tempat-tempat wisata sehingga untuk sementara harus ditutup. Ini karena obyek pariwisata berpotensi menularkan virus corona. “Sehingga oleh Bapak Bupati memberikan surat edaran kepada para pemilik dan pengelola objek wisata di Kabupaten Pati agar mereka juga mengikuti arahan dan perintah Bapak untuk menutup sementara objek wisata ini,” demikian tuturnya.
Para pengelola tempat-tempat pariwisata pun telah mengikuti anjuran tersebut, sementara di sisi lain Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalbupaten Pati juga terus mengevaluasi perkembangan-perkembangan corona di Pati.
Selain itu, intruksi Gubernur dan Dinas Dari Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata Di Jawa Tengah serta Bupati Pati, kata Kepala Disporapar Singgi Slamet Purnomo juga menyiapkan petunjuk pelaksanaan new normal. Salah satunya mempersiapkan konsep regulasi menghadapi new normal, termasuk di bidang pariwisata. “Di dalamnya new normal ini, intinya adalah pengunjung atau pengelola objek wisata harus menggunakan masker, kemudian cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, mengurangi pertemuan dan kerumunan dan kumpulan orang, itu hal yang perlu diperhatikan,” katanya.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pati Slamet Singgih Purnomo mengatakan, bagi objek wisata yang telah mempersiapkan diri dengan protokol kesehatan harapannya ketika nanti memang ingin membuka, harus mengajukan izin kepada Bupati selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pandemi Covid 19. Tentu tim gugus tugas akan ke lokasi untuk melakukan verifikasi faktual, bahkan mengadakan simulasi bagaimana membuka objek wisata itu sebelum belum dibuka resmi untuk masyarakat pengunjung.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla