Limbah Industri Dikeluhkan Warga Dewan dan DLH Langsung Sidak

101fm, Pati Kota – Komisi C DPRD dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati melakukan kunjungan (inspeksi) mendadak ke salah satu perusahaan. Ini menyusul adanya keluhan dari masyarakat soal bau limbah pabrik yang bergerak sektor pengolahan ikan.
Menindaklanjuti bau menyengat yang dikeluhkan warga masyarakat di sekitar Desa Purworejo Kecamatan Pati, Komisi C DPRD dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati mensidak sebuah pabrik pengolahan ikan di Jl Pati – Juwana. Sidak pada Sabtu siang (18/7/2020) itu untuk memastikan keluhan warga masyarakat.

“Kami dari Komisi C dan DLH atas dasar masukan masyarakat, bahwa limbah di PT. Dua Putra ini bau. Sedang tupoksi kami pengawasan dalam hal ini pengawasan tentang limbah. Nanti seperti apa hasilnya, tapi sesuai dengan teori dan laporannya tadi semuanya baik. Tapi kami perlu hadir ke lapangan seperti apa kebenarannya,” demikian Anggota Komisi C DPRD Pati Irianto Budi Utomo, saat melihat dari dekat pengolahan limba di perusahaan tersebut.
Senada dengan anggota dewan, Kepala DLH Kabupaten Pati Purwadi mengatakan, ini tindak lanjut keluhan masyarakat tentang bau yang menduga bersumber dari perusahaan pengolahan ikan itu. “Kami sudah melakukan wawancara dan diskusi di ruang tadi. Bahwasannya PT Dua Putra Makmur ini telah menyajikan yang sudah dilaporkan ke DLH. Data yang disampaikan tadi, limbah yang dibuang ke perairan umum telah memenuhi baku mutu karena sudah diolah melalui IPAL. Namun kami akan menguji lagi untuk tingkat kebauannya,” tutur Kepala DLH Purwadi.
Sementara Asisten HRD PT Dua Putra Makmur Nyoman Budiyanto mengatakan, secara baku mutu limbah perusahaan yang dibuang ke perairan umum telah diolah di IPAL sehingga aman dan sesuai dengan standar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati. “Jadi untuk limbah-limbah kita Alhamdulillah aman. Untuk bau sebenarnya dari kami tidak ada. Ada sedikit tapi tidak menyengat itu wajar dari tumpukan arus industri yang dicampur dengan bahan-bahan kimia seperti klorine dan alkohol,” kata Asisten HRD PT Dua Putra Makmur Nyoman Budiyanto.
Rombongan Komisi C DPRD dan DLH Kabupaten Pati berharap keluhan warga masyarakat secepatnya ada solusi terbaik, sehingga perusahaan dapat tetap eksis dan di sisi lain masyarakat tidak terganggu.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla