Pemkab Pati Terapkan Sanksi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

101fm, Pati Kota – Pemerintah Kabupaten Pati mulai menerapkan sanksi sosial bagi para pelanggar protokol kesehatan penanggulangan covid-19 yang tertuang di Perbup nomor 49 tahun 2020. Sejumlah warga yang ketahuan tidak mengenakan masker, petugas Satpol PP Kabupaten Pati selaku penegak regulasi daerah, menjatuhi sanksi sosial dengan membersihkan di lokasi setempat. Seperti menyapu membersihkan di sekitar Alun-Alun Pati dengan memakai kalung pelanggar ketentuan peraturan bupati tersebut.
Sejak penerapan Peraturan Bupati (Perbup) Pati Nomor 49 tahun 2020 tentang protokol kesehatan, sudah ada sejumlah warga terkena sanksi sosial. Sebagian besar dari mereka pengunjung fasilitas umum seperti di komplek Stadion Joyokusumo, Alun-Alun Pati, Alun-Alun Juwana dan Alun-Alun Tayu.

“Dalam Peraturan Bupati (Perbup) Pati Nomor 49 tahun 2020 yang ditetapkan pada 11 Juli lalu, adanya sanksi utamanya di tempat-tempat umum yang mengharuskan pakai masker dan menerapkan protokol kesehatan yang lain. Khusus yang tidak ada masker ada dua jenis sanksi. Untuk warga yang tidak pakai masker sebenarnya ada upaya paksa untuk memakai masker dan sanksi kerja sosial menyapu atau memungut sampah,” demikian Kepala Satpol PP Kabupaten Pati Hadi Santoso saat diwawancara di ruang kerjanya, Selasa (21/7/2020).
Kepala Satpol PP Kabupaten Pati mengatakan, upaya paksa yang dimaksud dalam regulasi itu meminta pelanggar untuk mengambil masker serta melarang tidak boleh memasuki area tempat umum jika tidak pakai masker. Pada awalnya, aparat penegak regulasi daerah, masih memberikan toleransi, bagi pelanggar yang tidak pakai masker di beri masker, namun akhir pekan lalu, Satpol PP sudah menerapkan sanksi kerja sosial di tempat-tempat fasilitas umum. Selama dua hari awal penerapan sanksi sosial, menurutnya sebagian besar pengunjung tempat umum sudah memakai masker. Namun demikian, masih ada sebagian kecil yang tidak.
“Kemarin, di stadion dan alun-alun ada sekitar 10 orang yang didapati tidak pakai masker, remaja dan dewasa. Alasan mereka umumnya tidak punya atau tidak nyaman kalau pakai masker. Akhirnya kami minta untuk menyapu,” ungkapnya.
Kepala Satpol PP Kabupaten Pati Hadi Santoso mengatakan tim gabungan Satpol PP, TNI, dan Polri yang bertugas merazia di tempat-tempat umum, di antaranya kompleks Stadion Joyokusumo, Alun-Alun Pati, Alun-Alun Juwana, dan Alun-Alun Tayu, dalam penegakan Perbup Pati Nomor 49 tahun 2020 tentang protokol kesehatan.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla