30 Santri Ponpes di Margoyoso Dirapid Test

101fm, Pati Kota – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid19 Kabupaten Pati merapid test sejumlah santri di salah satu pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Margoyoso, Kamis kemarin (23/7/2020). Ini menyusul Informasi adanya satu orang anggota keluarga ponpes yang positif corona dan telah dikonfirmasi oleh Forum Komunikasi Pengasuh Pondok Pesantren Se-Kajen dan Sekitarnya (FKPPK) melalui maklumat yang mereka terbitkan pada 21 Juli 2020 lalu.
Sejumlah tiga puluh santri di salah satu ponpes mengikuti rapid test, oleh Tim GTPP Covid19 Kabupaten Pati di Puskesmas Margoyoso. Ini dilakukan setelah seorang anggota keluarga salah satu ponpes dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes SWAB.

Dikonfirmasi awak media, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati dr Joko Leksono Joko Leksono Widodo, mengatakan 30 dari 105 santri yang menjadi sampel rapid test hasilnya non reaktif. “Itu tugas kita, yang mana Ketua Tim GTPP Covid19 Kabupaten Pati menugaskan kepada kita Dinas Kesehatan yang menjadi bagian dari Tim GTPP kaitannya dengan pondok pesantren yang ada di Margoyoso memang terindikasi anggota dari ponpes tersebut yang positif. Kemudian sudah sesuai dengan tata kelola dan SOP itu yang bersangkutan karantina di Hotel Kencana,” tutur dr Joko Leksono Widodo.
Sedang seorang yang reaktif rapid test, kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKK Pati dr Joko Leksono Widodo, sesuai tata kelolanya yang bersangkutan langsung di SWAB. Sambil menunggu hasilnya selama lima hari, orang bersangkutan menjalani isolasi mandiri. “Begitu hasil SWAB-nya keluar dan bila dinyatakan positif langsung akan kita isolasi di Hotel Kencana. Ini sesuai dengan perintah Ketua Tim GTPP Covid19 Kabupaten Pati setiap orang yang hasil SWAB positif langsung di isolasi di Hotel Kencana walau yang bersangkutan tanpa gejala atau yang dikenal dengan OTG,” ujarnya.
Terkait dengan temuan kasus terkonfirmasi covid19 ini, Forum Komunikasi Pengasuh Pondok Pesantren Se-Kajen dan Sekitarnya (FKPPK) membatasi pergerakan akses keluar masuk pondo pesantren, serta memberlakukan pembelajaran secara daring selama beberapa hari kedepan.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla