Komisi C DPRD Pati Sidak Proyek Normalisasi Sungai Mangin

101fm, Pati Kayen – Komisi C DPRD bersama DPUTR Kabupaten Pati mensidak pelaksanaan proyek normalisasi Sungai Mangin sepanjang 1 Km, Kamis (30/7/2020). Sidak tersebut terkait dengan adanya keterlambatan pengerjaan proyek tersebut.
Inspeksi mendadak (Sidak) Komisi C DPRD dan DPUTR Kabupaten pati tersebut, menyusul masukan masyarakat terkait adanya keterlambatan dalam pelaksanaan normalisasi Sungai Mangin. Karena sejak surat perintah kerja (SPK) pelaksanaan pengerukan dan penataan sisi tanggul turun pada 27 Juni lalu hingga akhir Juli ini baru terlaksana 20%.

Anggota Komisi C DPRD Pati Irianto Budi Utomo mengatakan, pagu anggaran proyek normalisasi Sungai Mangin senilai Rp499juta yang kemudian dalam lelang yang dimenangkan rekanan dengan nilai penawaran terendah tigaratusan juta rupiah. “Makanya Kami perlu tahu kok bisa menurun sampai segitu itu bagaimana? Dikawatirkan nanti kualitasnya seperti apa kira-kira. Dan kami sudah sidak di lapangan ternyata dengan asumsi 60 hari kerja namun sudah satu bulan namun hari kerja baru terlaksana 20%, dan kami perlu teguran-teguran perlu kami mengingatkan kepada DPUTR termasuk pengguna anggaran. Maka kami atas dasar masukkan warga ini perlu menyampaikan teguran nanti,” katanya.
Anggota Komisi C DPRD Pati Irianto Budi Utomo pesimis, dengan dengan sisa waktu yang ada dapat terselesaikan. Namun jika pelaksanaanya rekanan bisa menambah alat berat, kemungkinan bisa mempercepat pekerjaan tersebut.
Menurut Kepala DPUTR Kabupaten Pati Ahmad Faisal, penawaran proyek normalisasi Sungai Mangin di Kayen yang terlalu rendah dari harga pagu, memang perlu pengawasan ketat. Dan kenyataanya memang dalam sidak di lapangan ditemukan adanya keterlambatan pengerjaannya. “Saya ucapkan terima kasih itu, untung kita ketahui sejak dini, maka nanti kita ambil langkah-langkah dalam pelaksanaannya supaya pemborongnya juga nggak rugi. Maka PPK saya perintahkan tetap membuat surat teguran supaya pekerjaan ini bisa berjalan sesuai dengan yang kita harapkan. Dan juga pelaksanaan bisa berakhir tepat waktu dan kualitas dari pelaksanaan dapat terjamin,” katanya.
Kepala DPUTR Kabupaten Pati Ahmad Faizal menjelaskan, sebelum penyerahan proyek tahap pertama dari rekanan CV Sari Bekti Gabus, Bidang SDA DPUTR bersama PPK akan mengecek ulang baik volume maupun kualitas pekerjaannya. Pihaknya akan menerima penyerahan proyek tersebut bila sesuai dengan rencana awal dalam pengadaan barang dan jasa.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla