Puskesmas Pati I Asuh Bayi Malang, Tunggu Proses COTA

Pati – Dinas Sosial Kabupaten Pati menyerahkan administrasi berkas pengasuhan dan perawatan sementara kepada Puskesmas Pati I, Jumat pagi (29/9).  Pengasuhan dan perawatan itu, akan berlangsung hingga  selesanya proses seleksi calon orang tua angkat (COTA).  Puskesmas Pati I telah menerima berkas administrasi dari Dinas Sosial Kabupaten Pati, untuk pengasuhan, perawatan dan penitipan sementara bagi bayi yang ditemukan di emper Kantor Koperasi Gangsar, di Jl Delima turut Desa Plangitan Kecamatan Pati, pada Minggu (24/9).

Kepala Puskesmas Pati I dr Luther Selawa mengatakan, langkah-langkah yang dilakukan setelah menerima berkas administrasi  dari Dinas Sosial, pihaknya tetap akan merawat bayi itu, untuk sementara waktu. Dengan pelayanan 24 jam, yang melibatkan tiga sift bidan yang menangani dan mencatat seluruh pemberian perawatan, kondisi bayi lebih baik dan terjamin. Ketimbang membawa bayi temuan itu ke Panti Asuhan di Salatiga.
“Mulai dari pemberian susu jam berapa, pemberian perawatan lainnya jam berapa dicatat disitu. Untuk sementara memang memanfaatkan donasi masyarakat yang peduli. Ada yang memberikan susu, pampers, ada juga yang memberikan iur pegawai dan keluarga Kantor Pajak juga membantu tujuhratus ribu rupiah. Kebetulan salah satu bidan di Puskesmas Pati I, suaminya ada yang bekerja di Kantor Pajak Pratama Pati, jadi dishare ke teman-temannya sehingga terkumpul dana untuk biaya perawatan bayi,” katanya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pati Sudarlan, melalui Kabid Rehabilitasi dan Jaminan Sosial, Rinda Khumaerah mengatakan, melihat perkembangan bayi yang semakin baik, berkat kepedulian para bidan, perawat dan bantuan masyarakat sekitar, Dinas Sosial mempercayakan dan menyerahkan pengasuhan dan perawatan sementara di Puskesmas Pati I.
“Kami selaku Dinas Sosial, akan melakukan proses lanjutan untuk penentuan orang tua angkat. Hingga saat ini yang sudah menghubungi ada beberapa, tapi secara administrasi yang memenuhi dan paling tidak secara kriteria memenuhi paling tidak usia 30 tahun sampai 55 tahun, serta usia pernikahan minimal 5 tahun, ada 14 orang. Rencana kami akan menunggu sampai Sabtu (30/9) bagi yang berminat untuk mengadopsi menghubungi Dinas Sosial Kabupaten Pati,” terang Rinda.
Kabid Rehabilitasi dan Jaminan Sosial Rinda Khumaerah menuturkan, tahap selanjutnya pada Selasa (3/10), pihaknya akan mengedukasi, dan kunjungan ke rumah bagi warga masyarakat yang sudah mendaftar sebagai calon orang tua angkat. Setelah terpilih orang tua angkat, Dinas Sosial Kabupaten Pati akan mengadakan siaran pers yang melibatkan Kepolisian, Dinas Kesehatan / Puskesmas Pati I, serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.(•)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla