Mandor Bangunan Santuni Ratusan Yatim Piatu

Pati, Jaken – Ratusan yatim piatu se Kecamatan Jaken, yang tersebar di 21 desa, menerima santunan. Dermawan yang menyantuni para yatim piatu itu, seorang mandor bangunan yang mendapat kelebihan rejeki dari Allah SWT. Ratusan anak yatim piatu dari desa – desa di Kecamatan Jaken, memenuhi halaman rumah Yanto, warga Dukuh Kemangi Desa Sidomukti Kecamatan Jaken. Kedatangan mereka itu, untuk menerima santunan di bulan Muharam, sambil mendengarkan pengajian dari seorang Kyai.  

Dermawan pemberi santunan, Yanto, yang berprofesi sebagai mandor bangunan mengaku, setiap jelang Idul Fitri dan di bulan Muharam, dia senantiasa menyantuni yatim piatu dari sebagian kelebihan rejeki yang disisikannya.
“Ini sudah saya lakukan selama 7 tahun. Ini memang menjadi keinginan saya, sejak dari kecil hingga sekarang, untuk bisa berbagi dengan sesama. Memang ini sudah jadi angan-angan saya,” katanya.
Yanto mengaku, tahun ini  yatim piatu se Kecamatan Jaken, yang disantuninya ada sekitar 482 orang. Dan untuk menggalang anak-anak yatim piatu itu, dia menghimpun dengan melibatkan jamaah pengajian Fatayat NU, yang ada di desa – desa, yang dikoordinir Ketua Pengurus Ranting Fatayat NU Kecamatan Jaken. Sedang untuk pelaksanaan setiap tahunnya, meminta bantuan warga dan tetangga.
“Untuk menentukan data anak-anak yatim piatu yang akan diberikan santunan, saya mengambil data yang ada di Kecamatan atau dari UPK, yang kemudian ditindaklanjuti Ketua Pengurus Fatayat Kecamatan Jaken yang diteruskan kepada Ketua Pengurus Anak Ranting Fatayat NU di masing-masing desa,” jelasnya.
Santuan yang sudah berlangsung tujuh tahun itu, kata Yanto, murni dari diri pribadi dan keluarga. Dia juga memiliki harapan, untuk melebarkan santunannya ke desa-desa lain di luar Kecamatan Jaken, semisal anak yatim piatu dari Kecamatan Jakenan, atau bila diijinkan se Kabupaten Pati.  Ternyata bukan hanya yatim piatu saja, Yanto yang mandor bangunan itu juga menyantuni para jompo.(•)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla