Penyertaan Modal Untuk Maksimalkan BUMD Milik Pemkab Pati

101fm, Pati Kota – Pemerintah Kabupaten Pati setiap tahunnya selalu mengalokasikan anggaran untuk penyertaan modal ke dalam BPD Jawa tengah, BPR Bank Daerah Pati, serta Perumda Air Minum Tirta Bening Pati. Penyertaan modal ini, sebagai upaya Pemkab Pati untuk memaksimalkan BUMD dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pemerintah Kabupaten Pati dalam setiap pembelanjaan APBD-nya, selalu mengalokasikan anggaran untuk penyertaan modal. Diantaranya ke dalam PT BPD Jawa Tengah, PT BPR Bank Daerah Pati, serta Perumda Air Minum Tirta Bening Pati.

“Sehingga kita suport agar dividen nanti yang kita terima bisa lebih maksimal. Juga untuk memberikan dukungan bagi kegiatan yang perlu disuport. Menurut saya sudah cukup baik, karena kalau penyertaan modal banyak maka perusahaan daerah akan menjadi semakin kuat, dan kinerjanya juga akan menjadi maksimal,” demikian Bupati Pati Haryanto didampingi Wakil Bupati Saiful Arifin saat diwawancara usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Pati, Selasa (15/9).
Bupati Haryanto mengatakan, penyertaannya modal di BUMD milik Pemkab Pati dalam beberapa tahun terakhir ini semakin membaik. Dia mencontohkan, penyertaan modal ke Perumda Air Minum Tirta Bening sekarang setiap tahunnya sudah dapat memberikan kontribusi kepada PAD. “Penyertan modal itu, dalam rangka untuk pemasangan pipa akan membuka jaringan pelanggan-pelanggan baru yang sekarang antri permohonan pemasangan instalasi air minum mencapai ribuan,” katanya.
Penyertaan modal ke dalam PT BPD Jawa Tengah, PT BPR Bank Daerah Pati, dan PERUMDA AIR MINUM Tirta Bening pada APBD 2021 mencapai Rp19,965 milyar. Total penyertaan modal itu dengan rincian Rp9,965 milyar di PT BPD Jawa Tengah, Rp4 milyar di PT BPR Bank Daerah Pati, dan Rp6 milyar di Perumda Air Minum Tirta Bening.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla