Petani Terdampak Bencana Bisa Dapat Asuransi Usaha Tani Padi

101fm, Pati Kota – Petani padi bisa mendapatkan asuransi usaha tani padi, bila menghadapi risiko kerugian akibat bencana alam maupun serangan organisme pengganggu tanaman (OPT).
Untuk menghindarkan petani dari kerugian akibat bencana alam atau serangan organisme pengganggu tanaman (OPT), pemerintah telah memberikan jalan keluar melalui program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Dengan program ini petani diharapkan dapat terlindungi dari risiko kerugian tersebut melalui klaim asuransi ini.

Diwawancara saat menyerahkan bantuan alsintan dari Kementan aspirasi Firman Soebagyo, Rabu (7/10), Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pati Muhtar Effendi mengatakan, hingga saat ini memang belum ada sejumlah petani yang melaporkan dampak kekeringan ke pihaknya. “Ini kan kemarau basah ya, bahkan daerah-daerah lain justru banjir, dan sekarang ini sudah sering hujan. Dan laporan-laporan kekeringan di kecamatan-kecamatan belum ada,” demikian jelasnya.
Muhtar Effendi mengatakan, tapi ada program yang akan melindung petani bila terdampak akibat bencana alam atau serangan OPT, yaitu asuransi usaha tani padi (AUTP). Beberapa petani diantaranya sudah ada yang mengajukan untuk mendapatkan perlindungan melalui asuransi ini. “Sehingga kalau ada yang terdampak kaitannya dengan bencana alam dan serangan hama nanti petani bisa mendapatkan klaim terkait pertanggungan jawabannya,” terang Muhtar Effendi.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pati Muhtar Effendi mengatakan, klaim asuransi usaha tani padi ini per hektarnya yang diterima atau dibayarkan senilai Rp6juta. Pembayaran klaim itu, atas iurnya dalam program tersebut Rp36ribu/petani setiap 1 kali musim tanam, dan program ini khusus untuk komoditas padi.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla