Produsen Pupuk Sosialisasikan Penggunaan Pupuk Berimbang

Pati, Kota – Produsen pupuk nasional akan mensosialisasikan penggunaan pupuk berimbang kepada para petani, dalam waktu dekat ini.  Bahkan Pimpinan produsen tersebut telah beraudensi dengan Bupati Pati Haryanto, terkait jadual dan tempat pelaksanaannya.

Sebagai daerah penopang pangan di Jawa Tengah maupun nasional, Kabupaten Pati perlu meningkatkan produksi panen padinya, dengan penggunaan pupuk berimbang. antara pupuk organik dan pupuk  kimia. Sehingga, tidak akan merusak kesuburan tanah.
Diwawancara radio PAS, Bupati Haryanto mengatakan, selama ini belum semua petani di Pati menggunakan pupuk berimbang dalam bercocok tanam. Bila penggunaan pupuk kimia terus berlanjut, maka dalam kurun waktu tertentu lahan pertanian akan menjadi tidak subur lagi.
“Nah disini, Petrokimia itu tidak hanya mengembangkan pupuk kimia saja, tapi juga pupuk organik. Selama ini penggunaan pupuk berimbang oleh petani belum maksimal. Sehingga mereka meminta waktu kepada saya untuk sosialisasi penggunaan pupuk berimbang kepada petani,” katanya.
Bupati Haryanto menambahkan, hasil panen padi dengan penggunaan pupuk berimbang, lebih baik dan lebih banyak dibanding bila menggunakan pupuk kimia. Setidaknya bisa meningkatkan hasil panen padi petani lebih banyak.
“Karena hasil produksi yang dihasilkan pupuk organik dengan pupuk anorganik nilainya kan lebih tinggi. Seperti beras itu, 1 Kg kalau biasa itu Rp.10ribu, tapi kalau menggunakan organik itu harganya bisa mencapai Rp.20ribu sampai Rp. 25ribu per Kg itu salah satu contoh, yang selama ini belum diketahui oleh masyarakat. Jadi mintanya instan, hari ini menanam, hari ini berbuah, dan hari ini bisa dijual,” jelasnya.
Rencananya, sosialisasi itu akan mengundang Kelompok Tanik (Klomtan) maupun Gabungan Kelempok Tani (Gapoktan) se Kabupaten Pati, di Pendopo Kabupaten Pati, pada Selasa (10/10).(•)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla