Jam Malam dan Gerakan Pakai Masker di Pati Dievaluasi

101fm, Pati Kota – Pemerintah Kabupaten Pati mengevaluasi pelaksanaan jam malam dan gerakan memakai masker dalam penanganan covid-19. Evaluasi tersebut berlangsung di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (13/10).
Sejak sebulan lalu, Pemkab Pati menggelar jam malam dan gerakan memakai masker dengan operasi yustisi, untuk memutus rantai penularan dan penyebaran covid-19. Untuk mengetahui tingkat kepatuhan masyarakat dan perkembangan penanganan covid-19, Pemkab Pati mengevaluasi kedua program tersebut, dalam rakor evaluasi penanganan covid-19.

Bupati Pati Haryanto berharap, masyarakat tetap mengenakan masker, serta menaati jam malam dan protokol kesehatan, meski operasi yustisi selama empat pekan sudah berakhir pada Minggu (11/10). "Kemudian kita memberikan aturan jam malam, kendalanya di lapangan hal tersebut berbenturan dengan pedagang kali lima dan anak muda yang sering nongkrong dan begadang di tempat-tempat umum, karena hampir rata-rata yang terjaring razia adalah anak-anak muda," jelas Haryanto.
Menurut Bupati Haryanto, pihaknya selama pelaksanaan operasi yustisi penegakan prokes menuju kenormalan baru, sudah mengubah pengenaan kebijakan, dari sanksi sosial menjadi sanksi administrasi atau denda terhadap warga yang kedapatan tidak mengenakan masker. “Untuk menimbulkan efek jera sehingga masyarakat disiplin dalam memakai masker. Meski sejumlah kendala di lapangan terkait sikap masyarakat yang kurang taat untuk mengenakan masker,” terangnya.
Bupati Pati Haryanto didampingi Wakil Bupati Saiful Arifin, para Sekda, Asisten, Staf Ahli, OPD, camat, para kepala Puskesmas, Forkompimcam dan para Kabag Setda Pati secara virtual menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan selama pelaksanaan jam malam dan gerakan memakai masker di Pati.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla