Cetak
Dilihat: 37

101fm, Pati Kota – Seorang PNS tertangkap basah tak mengenakan masker, saat berlangsung operasi yustisi di sekitar Alun-alun Pati, Senin (16/11). Sesuai ketentuan penegakan hukum protokol kesehatan menekan penyebaran dan penularan covid-19, PNS bersangkutan disanksi denda.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati masih memberlakukan aturan penggunaan masker bagi setiap warga yang beraktifitas diluar rumah, atau berkendaraan. Namun seorang PNS di lingkungan Setda Pati yang satu ini tidak baik untuk dicontoh, karena tanpa menggunakan masker, saat di sekitar Alun-Alun Pati.

“Untuk giat yang berlangsung disekitar Alun-alun Kabupaten Pati, terjaring 19 masyarakat. Dengan rincian 11 orang merupakan pengendara mobil yang tidak memakai masker diberikan teguran lisan. Sedangkan 7 orang diberikan sanksi sosial dan 1 orang ASN yang dikenakan denda Rp300ribu,” demikian Sekretaris Satpol PP Pati Imam Rifai.
Tim yang tergabung dalam giat ini lanjutnya, masih fokus pada penggunaan masker ditempat umum agar masyarakat terbiasa menggunakan masker. Selain itu Satpol PP Pati juga fokus pada pengawasan keramaian seperti yang sering terjadi di Jakarta.
“Kami tidak ingin, masyarakat Kabupaten Pati terpengaruh keramaian yang berlangsung diwilayah lain. Kami akan tetap mendisiplinkan masyarakat untuk memakai masker dan mematuhi prokes,” tegasnya.
Sekretaris Satpol PP Kabupaten Pati Imam Rifai mengatakan, sampai sekarang, pihaknya masih menjumpa sebagian masyarakat di kecamatan-kecamatan yang belum menerapkan protokol kesehatan covid-19 secara maksimal. Untuk itu masyarakat diimbau untuk disiplin mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker (3M) untuk memutus penularan dan penyebaran corona.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
powered by social2s