Wabup Pati Saiful Arifin Berharap Petani Bisa Nikmati Panen Maksimal

101fm, Pati Kota – Pabrik-pabrik kacang yang ada di Kabupaten Pati, hingga sekarang lebih banyak menggunakan kacang dari panen di daerah lain. Padahal, eksportir makanan kacang bisa mencapai ribuan ton. Untuk itu diharapkan, perusahaan-perusahaan kacang di Pati bisa turut andil meningkatkan kesejahteraan petani kacang di daerah.
Ekspor ke luar negeri harus dapat meningkatkan hasil yang maksimal bagi petani. Di sisi lain, juga pembinaan dari perusahaan eksportir agar hasil panennya optimal. Semisal dari yang biasanya hanya empat ton perhektar, bisa memaksimalkan menjadi lima ton perhektar atau lebih.

“Disamping itu, dengan pembinaan ini diharapkan petani juga memiliki nilai lebih. Misal harga pokok produksi bertanam kacang 10 juta, tentunya harga panen diperusahaan bisa lebih,” demikian Wakil Bupati Pati Saiful Arifin saat pelepasan ekspor komoditas kacang tanah PT Gunanusa Eramandiri Pati, Selasa (17/11).
Saiful Arifin juga berharap, managemen PT Guna Nusa Era Mandiri sebagai eksportir produk kacang tanah memberikan bimbingan kepada para petani, agar prosedur penanaman untuk mendapat hasil maksimal bisa berjalan dengan baik. Pasalnya, saat ini PT Gunanusa Eramandiri sebagian besar masih menggunakan bahan baku kacang tanah dari luar Kabupaten Pati. Sehingga petani di Kabupaten Pati selama ini lebih konses menanam ketela, jagung, dan tebu diharapkan mau menyisihkan sebagaian lahannya untuk tanaman kacang tanah.
“Sehingga petani bisa membandingkan, hasil dari beberapa komoditas tersebut. Meski harus disesuaikan dengan kondisi tanahnya. Sebab diwilayah Pati juga memiliki kondisi tanah yang berbeda-beda. Jangan sampai petani hanya konsen untuk menanam satu komoditi saja. Tetapi juga memikirkan kondisi lahan. Kita harus sering mencoba dan memberikan pemahaman kepada petani. Kalau petani tahu hasilnya, tentu generasi muda juga mau menjadi petani. Jangan sampai, yang bertani hanya orang tua saja,” katanya.
Wakil Bupati Pati Saiful Arifin mengatakan, dengan potensi ekspor produk hasil pertanian berupa kacang tanah, diharapkan bisa membangunkan semangat masyarakat untuk bertani. Dan di sisi lain, ekportir harus konsisten mengambil hasil panen petani. Ini agar tidak terjadi over suply ketersediaan bahan baku, dan petani bisa menikmati hasil panennya.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla