Cetak
Dilihat: 36

101fm, Pati Kota – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati menyambut baik wacana adanya kerjasama dengan ormas keagamaan, dalam pemulasaran jenazah probable covid-19. Meski selama ini rumah-rumah sakit rujukan covid-19, telah mendapatkan pelatihan pemulasaran jenazah secara syariat Islam.
Dinas Kesehatan dan rumah-rumah sakit rujukan covid-19 di Kabupaten Pati akan menggandeng kelompok atau organisasi keagamaan, untuk terlibat dalam pemulasaran jenazah probable.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati Edi Siswanto menyambut baik wacana tersebut. Pihaknya, saat ini sedang berproses untuk menggandeng PC Nahdlatul Ulama dan PD Muhammadiyah Pati. “Termasuk nanti kelompok yang lain seperti agama Budha, Kristen nanti juga kia libatkan bila ada jenazah yang seiman dengan mereka,” katanya.
Edi Siswanto mengatakan, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi pelibatan PC NU dan PD Muhammadiyah dengan Bupati Haryanto selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pati. Sehingga saat pemulasaran jenazah probable, selain melibatkan petugas rumah sakit setempat, juga seorang relawan dari organisasi keagamaan. “Terus terang sebelum ada ini kan kita sudah melakukan koordinasi termasuk pembelajarannya bagaimana mensucikan secara syariat. Kemarin itu narasumbernya dari RS Fastabiq Sehat Pati. Termasuk BPBD untuk bagaimana cara melaksanakan tugas itu,” terannya.
Kepala Dinkes Pati Edi Siswanto mengaku, hingga sekarang pihaknya kesulitan untuk petugas pemulasaran jenazah perempuan. Karena belum semua rumah sakit ada petugasnya. Sehingga dengan adanya keterlibatan PCNU dan PD Muhammadiyah di Kabupaten Pati ini, termasuk tenaga pemulasaran jenazah perempuan, Dinkes akan menyambut dengan baik.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
powered by social2s