Tindak Lanjuti Pernyataan Satgas Covid-19, GTPP Pati Lebih Fokuskan Tangani Corona Berdasarkan Data Tracing

101fm, Pati Kota – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan(GTPP) Covid-19, mengubah pola penanganan penularan corona di wilayahnya. Ini menindaklanjuti pernyataan Satgas Covid-19 yang dalam rilisnya menyebut Kabupaten Pati masuk daerah dengan zona merah corona terlama di Indonesia, yakni sebelas pekan. Pemerintah Kabupaten Pati melalui GTPP Covid-19, dalam penanganan corona akan lebih fokus menyasar ke kluster-kluster yang memiliki riwayat kontak dengan orang terkonfirmasi positif corona.

“Dan sudah ada datanya. Data itu itu berdasarkan dari hasil tracing. Nanti mereka di-Swab semua kemudian kalau ada yang positif nanti diisolasi minimal itu. Kalau tidak di hotel Kencana maupun RSUD, kalau nggak ada nanti isolasi mandiri dengan pengawasan dari tenaga kesehatan,” demikian Bupati Pati Haryanto didampingi Wakil Bupati Saiful Arifin dan Sekda Suharyono usai rakor evaluasi penanganan Covid-19, di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (23/11).
Dalam penanganan covid-19, kata Bupati Haryanto, tim GTPP sudah berupaya untuk menekan laju penularan corona di masyarakat. Pihaknya akan bertindak cepat dan menindaklanjuti bila saat penyisiran atau menerima data temuan kluster-kluster penularan corona. “Kalau klusternya di pasar, pasaranya ditutup. Kalau muncul kluster di pendidikan untuk sementara kita hentikan, demikian dengan ditempat-tempat lainnya bila muncul kluster penularan,” tuturnya.
Agar lebih fokus penangananya, Bupati Haryanto selaku Ketua GTPP Covid-19 Kabupaten Pati memerintahkan Camat dan Kepala Puskesmas untuk melokalisir wilayahnya yang ada kasus paparan corona, disertai data.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla