Kemendes dan Unicef Beri Penghargaan Desa Kedungsari Sebagai Desa Peduli Pendidikan

101fm, Pati Kota – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDT) RI dan Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk anak-anak memberikan penghargaan kepada Desa Kedungsari Kecamatan Tayu. Penghargaan itu diberikan atas kiprah desa ini sebagai desa peduli pendidikan.
Dengan memanfaatkan data Sistem Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat (SIPBM), untuk pemantauan dan penanganan anak tidak sekolah (ATS) atau anak beresiko putus sekolah (ABPS), Desa Kedungsari Kecamatan Tayu akhirnya membuahkan hasil. Desa Kedungsari Kecamatan Tayu ini menerima penghargaan dari Kemendes PDT dan Unicef sebagai desa peduli pendidikan.

“SIPBM ATS dilaksanakan di 33 provinsi, 347 Kabupaten, dan 1.104 desa. Dan Alhamdulillah, se-Indonesia akhirnya hanya ada empat desa yang berhasil mendapatkan penghargaan ini”, terang Bupati Pati Haryanto, saat diwawancara usai menerima laporan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pati, terkait prestasi tersebut.
Menurut Haryanto, hasil pendataan atas inisiatif desa yang ditindaklanjuti dengan penyusunan rencana kegiatan, khususnya dalam penanganan ATS dan ABPS, juga untuk anak-anak berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas yang dimasukkan dalam RKPDes dan APBDes tahun 2021.
“Desa ini punya nilai plus karena APBDes Kedungsari sebagian telah digunakan untuk membiayai warganya untuk mengikuti Kejar Paket C. Lalu juga mengalokasikan anggaran untuk mengikuti kursus-kursus ketrampilan untuk masyarakat desa”, terang Bupati.
Penghargaan ini diserahkan bersamaan dengan kegiatan Peluncuran Strategi Nasional Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Diseminasi Nasional Hasil Monitoring ATS dan ABPS Akibat Pandemi Covid-19, yang digelar secara virtual oleh Kemendes PDTT.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla