Cetak
Dilihat: 92

101fm, Pati Margoyoso – Sampah menjadi persoalan pelik yang sulit untuk mengurangi bagaimana mengolahnya. Apalagi di tempat-tempat yang padat penduduk, seperti di lingkungan pondok pesantren, sampah yang sering membuat kewalahan petugas pemungut sampah. Untuk itu anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo terdorong menyerahkan bantuan pengolah sampah,  agar limbah-limbah rumah tangga dan sampah lainnya dapat tertangani dan kembali dapat dimanfaatkan masyarakat.
Bahan alat pengolah sampah aspirasi anggota DPR RI Firman Soebagyo itu diserahkan kepada Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Huda Kajen Margoyoso, Rabu (13/1/2021).

Sugiyanto didampingi Muchammad Nasih dari Rumah Aspirasi Firman Soebagyo berharap, bantuan aspirasi wakil rakyat putra daerah asli Pati Firman Seobagyo ini dapat bermanfaat mengurangi sampah-sampah yang tercecer dan tidak terkelola dengan baik. “Bantuan alat itu merupakan permohonan pihak Ponpes Nurul Huda yang ditindaklanjuti oleh Firman Soebagyo selaku wakil rakyat di DPR RI,” jelasnya.
Sugiyanto mengatakan, bantuan tersebut merupakan aspirasi Firman Soebagyo yang berkolaborasi dengan Direktur Jenderal pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun Kemen-LHK. “Bantuan yang diserahkan langsung kepada Pengasuh Ponpes Nurul Huda Kajen Margoyoso KH Rohmad Noor disaksikan Danramil Margoyoso Lettu Inf Suwanto. Bantuan sarana prasarana untuk menunjang dan meningkatkan pelayanan masyarakat dalam penanganan covid-19,” katanya.
Bantuan aspirasi anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo dari Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya Beracun Kemen-LHK itu, berupa lima puluh paket alat pelindung diri (APD) terdiri dari topi, kacamata kerja, masker, sarung tangan dan sepatuh both, satu unit mesin pencacah sampah organic, satu unit mesin press sampah plastic/kertas, empat unit gerobak sampah, dan empat unit sampah tematik.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
powered by social2s