Pilkades Ajang Demokrasi, Bukan Untuk Mecari Kejelekan antar Calon

101fm, Pati Sukolilo – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) merupakan ajang demokrasi untuk memilih pimpinan di tingkat desa. Bukan sebaliknya membuat keonaran dengan saling menjelekan antar calon yang hendak berkontestasi.
Di negara demokrasi, untuk menentukan pemimpin harus melalui pemilihan yang melibatkan warga masyarakat. Ini harus dilakukan secara sehat, tanpa menyebarkan keonaran yang akan mengganggu ketentramankehidupan di desa.
“Kita mencari kesalahan orang itu lebih mudah, ketimbang kebaikannya. Jadi nanti jangan membuat alasan-alasan yang membuat keresahan dan keonaran. Yang jelas, kalau mau mencalonnkan diri, harus siap menang siap kalah,” demikian Bupati Haryanto saat sosialisasi dan pengarahan kepada Panitia Pilkades di Pendopo Kabupaten Pati, Jumat pagi (19/2/2021).

Haryanto menuturkan, dalam setiap kompetisi seperti halnya pilkades seorang calon harus siap mental yang matang. Calon yang menang harus dapat merangkul rival dan pendukungnya, sebaliknya calon yang kalah harus legawa menerima kekalahannya. “Semua calon harus mempersiapkan diri. Jangan cuma siap menang saja, siap kalah juga harus siap,” harapnya.
Bupati Haryanto berharap, panitia pilkades yang tersebar di 219 desa itu harus membuat berita acara di semua tahapan, untuk mengantisipasi kemungkinan adanya ketidak-puasan dari salah satu calon.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla