Intervensi Stunting, KKP dan Komisi IV DPR RI Galakan Safari Gemarikan

101pasfmpati, Pati Kota - Pemerintah melalui Kementerian Keluatan dan Perikanan (KPP) bersama Komisi IV DPR RI terus mengintervensi masalah Stunting di daerah dengan program Gerakan Memasyarakat Makan Ikan (Gemarikan). Di Pati intervensi itu dilakukan dengan memberikan bantuan dua belas jenis produk olahan perikanan kepada Desa Beketel Kecamatan Kayen dan Desa Suekolilo Kecamatan Sukolilo.
Indek stunting di Kabupaten Pati di bawah 10% di bawah rerata Jawa Tengah dan nasional. Tapi untuk angka konsumsi ikan masih tertinggi di Jawa Tengah 42,77%, namun masih dari standar nasional. Sehingga pemerintah perlu mengintervensi dengan Gerakan Memasyarakat Makan Ikan (Gemarikan) untuk memerangi stunting.

Pada acara Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gmarikan) di aula Dislautkan Pati, Selasa (4/5/2021), Wabup Pati Saiful Arifin mengatakan, wilayah perikanan dapat menopang industri perikanan yang menjadi industri bisa dapat dibanggakan. Sehingga dengan program Gerakan Makan Ikan (Gemarikan), bisa menurunkan kasus stunting yang dapat memacu untuk berkembang dan menjadi generasi yang lebih baik.“Mari kita suport program ini, dan ini menjadikan ketahanan pangan kita kuat, ketahanan gizi kita kuat. Dan kita selalu berharap pemprov dan pemerintah pusat untuk membimbing dalam kegiatan-kegiatan yang bermanfaat masyarakat maupun pemerintah,” katanya.
Kabid Usaha dan Pengembangan Komoditas Dislautkan Jateng Iman Kadarisman Spi mengatakan, program Safari Gemarikan di Jawa Tengah sendiri sudah mulai sejak Maret lalu di Kabupaten Wonogiri, Banyumas, Cilacap dan Kabupaten Pati. “Memang Gemarikan ini kerjasama KPP dengan Komisi IV DPR RI. Kalau melihat yang telah dilakukan setahun lalu kita optimis bisa tercapai. Gerakan makan ikan juga salah satu implementasi instruksi presiden, karena di masa pandemi ini, ikan merupakan salah satu komoditas penunjang penting imunitas,” katanya.
Iman Kadarisman menambahkan, Gemarikan didalamnya juga ada upaya memberikan asupan gizi kepada generasi dengan edukasi mengkonsumsi atau makan ikan sekaligus peningkatan gizi cegah stunting.
Direktur Usaha dan Investasi Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan PSDPKP Dr Catur Sarwanto mengatakan, Gemarikan ini menjadi perhatian khusus KKP dan Komisi IV DPR RI menyusul terjadinya stunting di Indonesia yang masih memprihatinkan atau di atas standart WHO. “Untuk itu semua harus memerangi. Gemarikan ini dilakukan di 21 provinsi di 111 kabupaten/kota dengan target sasaran 56ribu penerima bantuan. Ini upaya kita secara nasional agar gerakan ini bisa menjadi berkembang baik secara nasional, provinsi, kabupaten hingga pada level terendah keluarga,” katanya.
Pada kesempatan tersebut secara simbolis Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, Kabid Usaha dan Pengembangan Komoditas Dislautkan Jateng Iman Kadarisman dan Direktur Usaha dan Investasi Ditjen PDSPKP KKP Catur Sarwanto menyerahkan bantuan produk olahan berbahan dasar perikanan masing-masing lima ratus paket untuk dua desa di Kabupaten Pati.(Agus Pambudi)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla