Nelayan Diajari Melek Informasi BMKG

101pasfmpati, Pati Juwana - Nelayan di Juwana mendapat edukasi tentang pemanfaatan informasi BMKG, untuk mengoptimalkan kinerjanya, saat melaut mencari ikan. Mereka mengikuti Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) oleh Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang 2021.
Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) tersebut berlangsung di Pendopo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati, selama dua hari, hingga Selasa (25/5/2021). Sekolah lapang yang mendapat dukungan Komisi V DPR RI ini, untuk mewujudkan nelayan dengan hasil tangkapan yang meningkat dan aman, berbasis informasi cuaca.

Menurut Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto, selain mengedukasi para nelayan dapat memanfaatkan informasi dari BMKG, SLCN yang diselenggarakan sejak 2016 dengan 42ribu orang alumni ini juga bertujuan mewujudkan ketahanan pangan nasional.
“Ketahanan pangan adalah program nasional dari pemerintah, baik itu sumber pangan pertanian maupun dari laut. di laut ada sumber pangan ikan, dan budi daya rumput laut. ini perlu digiatkan. BMKG mengeluarkan informasi tidak hanya untuk meningkatkan hasil tangkapan. tapi juga memberi rasa aman untuk nelayan. karena itu kami informasikan di mana ada gelombang tinggi dan cuaca ekstrem,” ungkap guswanto.
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas, Retno Widyaningsih, target SLCN ini, memang khusus para nelayan tangkap. Pihaknya juga telah menayangkan prakiraan cuaca dan gelombang laut, untuk sepekan mendatang, yang mudah dibaca dan dimanfaatkan nelayan sebelum melaut. “Nelayan budi daya, petambak garam juga sudah pernah kami bina. harapannya ke depan mereka bisa memanfaatkan informasi cuaca dari bmkg. goalnya, kami ingin nelayan sejahtera,” jelas dia.
Di Juwana, kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas, Retno Widyaningsih, BMKG sudah memasang display informasi cuaca di Pelabuhan Perikanan Bajomulyo.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla