Cetak
Dilihat: 40

101pasfmpati, Pati Kota - Lonjakan kasus terkonfirmasi covid-19 terjadi di semua daerah, tak terkecuali Kabupaten Pati. Selain akibat varian baru covid-19 yang lebih cepat dan lebih mudah menular, juga adanya kebosanan masyarakat untuk ketat disiplin protokol kesehatan.
Warga masyarakat di Kabupaten Pati khususnya, harus tetap mengetatkan disiplin protokol kesehatan (prokes) 5M. Imbauan pengetatan prokes ini menyusul lonjakan kasus terkonfirmasi covid pascalebaran.
Praktisi kesehatan yang juga Direktur RSU Fastabiq Sehat Pati dr Aldillah S Al Arfah MMR mengatakan, sejak beberapa pekan terakhir ini, sekarang ini kasus terkonfirmasi yang datang di IGD rumah-rumah sakit lebih banyak jumlah dan frekuensinya dibanding pasca libur panjang akhir tahun lalu. Aldilla hal ini terjadi adanya dua faktor yang ikut menyokong lonjakan covid-19.

“Adanya varian baru covid-19 yang lebih cepat dan lebih muda menular, dan atau didukung dengan masyarakat yang mulai jenuh menerapkan protokol kesehatan. Sehingga yang datang banyak sekali. Untuk itu, kami mengimbau untuk diri kami sendiri, dan masyarakat untuk ketat protokoil kesehatan agar tidak tertular covid-19,” katanya.
Aldilla juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspadai, sehingga membuat rumah sakit semakin kewalahan dan keluarga kerepotan mencari rumah sakit karena penuh semua. Kalau melihat kasus di Kudus seluruh rumah sakit sudah 100% penuh tempat tidurnya, sedang di tempat tidur untuk pasien covid rumah-rumah sakit di Kabupaten Pati rata-rata terisi 70% – 80 %. “Jadi kita perlu waspada, sehingga jangan sampai nanti kesulitan mencari rumah sakit,” jelasnya.
Untuk itu, harap dr Aldilla S Al Arfah, masyarakat untuk selalu waspada terhadap penularan covid-19 dengan mendisplinkan diri menggunakan masker, menjaga jarak, dan sesering mungkin cuci tangan pakai sabun. Karena vaksinasi covid-19 tidak menangkal virus, tapi membuat seseorang yang kemudian terinfeksi kemungkinanannya tidak bergejala atau sakit, kalaupun sakit tidak terlalu berat (parah).(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
powered by social2s