Cetak
Dilihat: 37

101pasfmpati, Pati Kota - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati memberikan lampu hijau kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdibud) untuk melanjutkan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) Terbatas. Rekomendasi kepada Disdikbud itu, setelah hasil evaluasi dari PTM terbatas sepekan lalu (6-11/9/2021), nihil kasus covid-19 berdasar hasil tes swab.
Hasil rapot koordinasi evaluasi terhadap keberhasilan pelaksanaan PTM terbatas, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati merekomendasikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk menambah sekolah.

“Kalau kemarin satu kecamatan satu SD dan satu SMP, sekarang ditambah satu lagi baik SD maupun SM di setiap kecamatan. Ini memang harus sabar, perlahan dengan menambah satu lagi dengan protokol kesehatan sesuai dengan SKB empat menteri,” demikian Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Kabupaten Pati Sa`dun, diwawancara usai menyampaikan hasil rakor evaluasi pelaksanaan PTM terbatas kepada Bupati sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati Haryanto, di Pendopo Kabupaten, Senin (13/9/2021).
PTM terbatas berikutnya dengan penambahan satu kecamatan satu SD dan satu SMP itu, kata Sa`dun, berdasar keputusan hasil rapat, akan dilaksanakan pada Jumat mendatang (17/9/2021) dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan terpenuhinya surat izin orang tua, surat izin dari Satgas Penanganan Covid-19 daerah, serta mengantongi hasil rapid/swab negatif. “Daftar sekolah mana yang akan kita buka PTM terbatas, kita usulkan ke pemerintah daerah untuk diberikan surat izin. Tentunya sudah diverifikasi dengan nilai yang 100%. Sedang untuk verifikasi sudah dilakukan sepekan lalu, memang kami sengaja untuk jemput bola untuk menyiapkan verifikasi,” tuturnya.
Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Kabupaten Pati Sa`dun, beberapa hal yang diverifikasi diantaranya infrastruktur dan SOP, sudah terpasang, sehingga sewaktu-waktu PTM terbatas dikembangkan sekolah-sekolah yang ditunjukkan semuanya sudah siap.(Agus Pambudi)

0
0
0
s2smodern
powered by social2s