Cetak
Dilihat: 36

101pafmpati, Pati Kota - Simulasi (uji coba) pembelajaran tatap muka (PTM) Terbatas di 44 sekolah sepekan lalu, berjalan sesuai harapan. Selama sepekan dari 6 – 11 September 2021, dari semua siswa maupun pendidik (guru) yang mengikuti simulasi tidak dari hasil swabnya tidak muncul kasus terkonfirmasi covid-19.
Pelaksanaan simulasi (uji coba) PTM Terbatas di 44 sekolah di Kabupaten Pati, telah berakhir pada Sabtu lalu (11/9/20921). Selama sepekan berlangsung, PTM terbatas dapat dikatakan berhasil, setelah keluar hasil swab semua guru dan siswa yang terlibat hasil terkonfirmasi negatif covid-19.
Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati Endah Sri Wahyuningati mengapresiasi positif, simulasi uji coba PTM terbatas yang mengutamakan kepatuhan protokol kesehatan (prokes).

Berdasarkan pantauannya, dalam satu pekan uji coba PTM sudah bagus dan sesuai harapan. “Kami meminta Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati untuk mengevaluasi dan menambah siswa atau jam pembelajaran. Pantuan selama satu minggu ini berjalan sesuai yang kita harapkan," lanjut Endah Sri Wahyungati.
Hasil ini, kata Endah menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan PTM Terbatas untuk mendambah jumlah siswa maupun jumlah sekolahnya. Hanya saja, dalam pelaksanaan PTM Terbatas ini, pihak guru dan siswanya untuk senantiasa berhati-hati agar tidak terjadi kasus covid. "Yang penting prokes ini jangan sampai sekali-kali kita tinggalkan. Terlebih saat ini masih ada yang kena. Kita jangan sampai terlena,” jelasnya.
Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati Endah Sri Wahyuningati mengatakan, simulasi (uji coba) dilaksanakan di 22 SD dan 22 SMP yang menjadi menjadi kewenangan Disdikbud Pati, serta lima SMA/SMK yang menjadi kewenangan Disdikbud Provinsi Jawa Tengah.(Agus Pambudi)

0
0
0
s2smodern
powered by social2s