Cetak
Dilihat: 62

101pasfmpati, Pati Kota - Pemerintah Pusat melalui Koordinator Penanganan Covid-19 kembali menaikkan status PPKM di Kabupaten Pati dari level II dan level III. Ini sesuai Instruksi Mendagri (Imendagri) Nomor 47 tahun 2021 yang mengatur PPKM Jawa-Bali, selama dua pekan mendatang mulai 5 Oktober 2021.

Pemkab Pati akan mengikuti ketentuan pemerintah pusat terkait penerapan PPKM yang menaikkan status dari level II ke level III. Tapi, berubahnya level ini tidak terkait kasus aktif terkonfirmasi covid-19, tapi lebih kepada progres vaksinasi yang masih rendah.

Diwawancara usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Pati, Selasa (5/10/2021), Bupati Haryanto mengatakan, untuk capaian vaksinasi covid di Pati hingga sekarang masih di bawah 50%. Progres vaksinasi baru mencapai pada kisaran 29%. “Pati dengan jumlah penduduk 1,4 juta jiwa, sementara suplai vaksinnya sedikit. Tapi daerah yang dengan penduduk lebih sedikit ketimbang Pati dengan suplai vaksin yang sama tentu capaiannya cepat naik. Jadi wajar bila capaian vaksinasi di Pati masi rendah,” jelasnya.

Selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati, Haryanto siap menggencarkan percepatan vaksin. Hanya saja harus diikuti dengan suplai vaksin yang seimbang. Untuk itu pemerintah harus memperbanyak dropping vaksin, untuk mencapai percepatan vaksinasi seperti yang diharapkan. “Saat ini, kami punyha 60 vaksinator, nanti akan ditambah lagi dengan merekrut para relawan,” katanya.

Bupati Haryanto menegaskan, para vaksinatornya segera menyuntikan berapapun vaksin yang disuplay ke Kabupaten Pati.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
powered by social2s